Showing posts with label Tips dan Trik. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Trik. Show all posts

Tuesday, February 28, 2012

Tiga Langkah Jitu Lunasi Hutang Kartu Kredit


Tiga Langkah Jitu Lunasi Hutang Kartu Kredit


Pada saat ini, kartu kredit sudah menjadi alat pembayaran yang cukup sering digunakan di masyarakat. Namun demikian, banyak diantara pengguna kartu kredit yang terjebak dalam pemakaiannya. Sebetulnya, tak ada masalah dengan kartu kredit itu sendiri. Yang jadi masalah disini adalah kalau pemakaian kartu kredit itu tidak sesuai dengan apa yang sudah disarankan, bahkan oleh penerbit kartu kredit itu sendiri.

Sekarang, Apakah Anda adalah satu dari sekian orang yang punya masalah dengan pemakaian kartu kredit? Untuk mengetahuinya, lihat apakah salah satu kondisi dibawah ini mirip dengan keadaan Anda sekarang:

Saldo hutang kartu kredit Anda sudah mendekati batas?

Anda selalu membayar tagihan kartu kredit Anda dari uang yang seharusnya digunakan untuk tujuan lain?

Anda suka terlambat membayar tagihan?

Anda ditelepon oleh bank penerbit untuk segera membayar tagihan?

Anda didatangi oleh seorang yang ramah yang berprofesi sebagai debt collector?

Anda menunda kunjungan ke dokter, menunda pembelian pulsa isi ulang, menunda ini dan itu, semua hanya karena anggaran keuangan Anda sangat ketat?

Bila Anda di-PHK atau kehilangan penghasilan, maka Anda tidak akan bisa melunasi tagihan kartu kredit Anda.

Jika salah satu dari kondisi diatas mirip dengan apa yang Anda alami sekarang, maka bisa jadi keuangan Anda sedang mengalami masalah yang sangat serius. Karena itu, saya akan memberikan tiga langkah agar Anda bisa keluar dari hutang-hutang kartu kredit itu.



 LANGKAH 1 : BAYAR, BAYAR, BAYAR
Suatu hari di bulan Januari lalu, seorang ibu muda bernama Tuti, 29 tahun, datang ke tempat saya dengan membawa persoalannya. Sebagian besar yang ingin ia bicarakan adalah masalah pengelolaan anggarannya, yaitu bagaimana mengatur pemasukan dan pengeluarannya (ibu muda ini punya penghasilan tidak sampai Rp 2 juta). Setelah itu, pembicaraan kami juga menyinggung mengenai masalah kartu kreditnya. Ia punya tiga kartu kredit, yang masing-masing memiliki saldo hutangnya sendiri-sendiri. Setiap bulan, ia biasa membayar minimum untuk masing-masing tagihannya. Pada saat ini saldo hutangnya sebesar hampir Rp 1,5 juta.

"Apakah pada saat ini Anda punya uang untuk membayar semua itu?"

"Maksud Anda, bayar lunas, begitu?" tanyanya.

"Betul, bayar lunas."

Tuti ragu sebentar. "Yah, ada, sih.", katanya.

"Tapi?" tanya saya.

"Tapi itu."

"Tapi apa?" tanya saya.

"Tapi nggak seberapa."

"Oh, ya?" kata saya sambil melihat lagi ke jumlah tagihannya. "Berapa uang tunai yang Anda miliki sekarang?"

"Sekitar Rp 1 juta. Itu juga untuk persediaan dana cadangan."
Saya berpikir, kalau dia membayar tagihan kartu kreditnya dengan uang yang ada sekarang, maka ia tidak akan punya sisa untuk persediaan dana cadangannya. Dana cadangan sebesar Rp 1 juta saja tidak cukup besar, apalagi kalau uang itu masih dipakai untuk membayar tagihan kartu kredit.

"Begini saja" kata saya. Saya lalu mengambil sebuah kertas, dan membuat empat kolom. Pada kolom pertama, saya memintanya menulis nama dari masing-masing bank penerbit kartu kreditnya. Pada kolom kedua, saya minta ia untuk menulis jumlah yang masih menjadi hutangnya pada setiap kartu. Pada kolom ketiga, saya minta ia menulis berapa suku bunga yang dibebankan oleh masing-masing bank penerbit. Di kolom keempat, saya memintanya menulis berapa pembayaran minimal yang harus ia bayar pada setiap tagihan. Dibawah ini adalah hasilnya:

Bank Penerbit --- Saldo Hutang --- Suku Bunga --- Jumlah Pembayaran Minimal
Bank A --------------- 529.100 --------------- 2,75% --------------- 52.910
Bank B --------------- 717.513 --------------- 2,50% --------------- 71.752
Bank C --------------- 203.000 --------------- 3,10% --------------- 50.000
Jumlah ------------ 1.449.613 -------------------------------------- 174.662

Pertama-tama, Anda bilang bahwa Anda tidak punya cukup uang untuk membayar tagihan ini secara lunas. Betul?"

"Betul."

"Kalau begitu, kita akan mencicil saja," kata saya. "Berapa penghasilan Anda setiap bulan?"

"Rp 1,8 juta per bulan."
"Oke. Apa yang harus Anda lakukan sekarang adalah dengan menyisihkan jumlah uang tertentu setiap bulan, untuk digunakan membayar Tagihan Kartu Anda. Tentunya, jumlah itu harus lebih besar daripada jumlah yang harus Anda bayar untuk pembayaran minimum Anda."

"Minimum saya Rp 175 ribu."

"Kalau begitu, Anda harus menyisihkan jumlah yang lebih besar dari pembayaran minimum Anda. Ini supaya hutang Anda bisa cepat habis, sehingga Anda tidak akan terus menerus terkena bunga. Bukan begitu?"

Tuti mengangguk. Disini ia setuju dengan saya.

"Berapa yang harus saya sisihkan setiap bulan?" tanyanya.

"Terserah Anda," kata saya. "Dua ratus, tiga ratus, makin besar makin baik. Tapi saran saya, coba saja Anda sisihkan sebesar 30 persen dari penghasilan Anda."

Tuti berpikir sebentar. "Penghasilan saya sekitar Rp 1,8 juta sebulan."

Saya menghitung di kalkulator. "Tigapuluh persennya berarti Rp 540 ribu per bulan"

"Hah!!???" Tuti melongo.

"Besar sekali. Masak sebesar itu yang harus saya sisihkan untuk membayar hutang?"

"Anda mau cepat habis tidak hutangnya? Kalau hutang itu tidak cepat habis, Anda akan terus kena bunga. Kuncinya disini adalah bahwa hutang Anda harus dibuat makin kecil dan makin kecil."

Tuti berpikir sebentar. "Okelah"

"Terus bagaimana pembagiannya?" kata Tuti lagi. "Apa saya harus bagi uang Rp 540 ribu untuk membayar semua kartu secara sama besar?"

"Tidak, Bu Tuti. Begini. " kata saya. "Pertama-tama, bayar semua kartu Anda secara minimal."

Tuti melihat lagi ke kertasnya. "Itu berarti, total adalah Rp 174.662."

"Betul. Sekarang berapa sisanya? Rp 540.000 dikurang 174.662?"

Tuti menghitung di kalkulatornya. "Rp 365.338"

"Oke gunakan sisa uang Rp 365.338 itu untuk digunakan membayar kartu yang suku bunganya paling besar."

"Lho bukan yang saldo hutangnya paling besar?"

"Bukan, Bu Tuti. Yang suku bunganya paling besar."

Tuti menoleh ke kertasnya. Kartu yang suku bunganya paling besar adalah yang di Bank C. Bunganya 3,10 persen per bulan.
"Kebanyakan orang mengira bahwa prioritas pertama harus ditujukan ke kartu yang saldo hutangnya paling besar. Sebetulnya tidak, prioritas pertama harus ditujukan ke kartu yang men-charge suku bunga yang paling besar. Ini karena suku bunga adalah biaya yang harus Anda bayar. Jadi, wajar kalau Anda membayar kartu yang suku bunganya paling besar terlebih dahulu." Kata saya.

Tuti berpikir sebentar.

"Tapi kartu saya yang C ini saldo hutangnya adalah Rp 203.000. Padahal jatah sisa uangnya tadi Rp 365 ribu"

"Masih ada sisa berarti," kata saya.

"Dikemanain, nih, sisanya?" tanyanya.

"Untuk membayar kartu yang membebankan suku bunga besar berikutnya," kata saya.
Demikian pembaca. Tuti akhirnya bisa menghabiskan hutang kartu kreditnya dalam waktu empat bulan. Sebagai alternatif, bila Tuti ingin membayar kartu kreditnya secara penuh, ia juga bisa mencari aset lain yang ia miliki untuk bisa dijual, dan uangnya bisa digunakan untuk membayar hutang-hutangnya.

Jadi pembaca, bayar tagihan kartu Anda secara lunas. Kalau Anda tidak punya uang, cari aset apa yang bisa Anda jual untuk membayar tagihan itu. Ini karena tagihan Anda akan berbunga, dan bunga itu akan berbunga lagi. Begitu seterusnya. Semua aset yang Anda miliki harus digunakan untuk meringankan - bahkan menghapus - hutang Anda. Bila Anda tidak bisa membayar tagihan Anda secara lunas, maka anggarkan sekitar 30 persen dari penghasilan Anda setiap bulan, dan gunakan itu untuk membayar tagihan kartu kredit Anda secara minimal, dan gunakan sisanya untuk membayar kartu yang suku bunganya paling besar.




 LANGKAH 2 : GALI LUBANG TUTUP LUBANG
Bayar tagihan Anda dengan mengambil hutang baru. Ini populer dengan sebutan "gali lubang tutup lubang." "Wah, Pak Safir nggak bener nih," begitu mungkin pikir Anda. "Masak saya harus nutup utang dengan berhutang lagi pada yang lain," begitu pikir Anda lagi.

Saya ingatkan disini bahwa tujuan strategi "gali lubang tutup lubang" adalah untuk meringankan beban hutang Anda. Strategi ini tidak akan membuat saldo hutang Anda berkurang, tapi meringankan beban bunga yang harus Anda bayar. Jadi, strategi ini bisa digunakan tidak hanya dalam membayar hutang kartu kredit, tetapi juga dalam hutang-hutang Anda yang lain. Strategi "gali lubang tutup lubang" akan efektif asalkan ada dua syarat yang terpenuhi:

    Jumlah pinjaman Anda yang baru TIDAK LEBIH dari saldo pinjaman Anda yang lama.
Suku bunga dari pinjaman Anda yang baru HARUS LEBIH KECIL daripada suku bunga pinjaman yang saat ini sedang Anda bayar.

Lihat, gali lubang tutup lubang tidak selalu jelek, kan? Dengan memenuhi kedua syarat tersebut diatas, maka Anda bisa meringankan beban hutang Anda. Begitu juga dalam pemakaian kartu kredit.

Bagaimana prakteknya dalam pembayaran kartu kredit Anda? Kalau Anda punya saldo hutang kartu kredit, maka pada saat ini ada beberapa bank yang menawarkan jasa pemindahan saldo hutang dengan suku bunga yang lebih kecil. Dimana disini Anda bisa memindahkan saldo hutang kartu kredit Anda kepada bank tersebut, dan untuk selanjutnya Anda cukup membayar tagihan itu dengan suku bunga yang lebih rendah dibanding suku bunga pada kartu kredit Anda. Jadi, keuntungannya disini Anda akan mendapatkan 'pemotongan' suku bunga. Lumayan, kan?

Tapi harus diingat bahwa strategi ini adalah cuma solusi sementara, dimana tujuan Anda adalah untuk meringankan beban hutang kartu Anda. Biar bagaimanapun, Anda tetap perlu membayar tagihan hutang Anda. Dan perlu diperhatikan juga, supaya jangan langsung percaya dengan suku bunga rendah yang ditawarkan oleh bank-bank tersebut. Perhatikan dan baca baik-baik penawaran yang diberikan oleh bank tersebut, sebelum Anda mengambil keputusan untuk memindahkan saldo hutang kartu kredit Anda.


LANGKAH 3 : BAYAR SETIAP TAGIHAN DENGAN LUNAS, DAN ATUR PEMAKAIAN ANDA

Disiplinkan diri Anda. Pada saat tagihan datang, dan Anda memang memiliki uangnya, bayar saja tagihan Anda secara lunas. Jangan biasakan tidak membayar tagihan Anda secara lunas. Bila Anda tidak membayar tagihan kartu Anda secara lunas, maka bunganya bisa 'membunuh' Anda pelan-pelan.

Ingat, kartu kredit cuma sebuah cara untuk meminjam uang bank selama sekitar 25-30 hari. Setelah itu Anda tetap harus membayar secara tunai. Bila Anda bisa membayar tagihannya secara lunas, bagus. Tapi bila tidak, maka akan lebih baik bila Anda menghentikan dulu pemakaian kartu Anda.

Tambahan lagi, kalau memang tidak kepepet sekali, jangan gunting kartu Anda.
Ingat, ada suatu saat dalam kehidupan Anda dimana Anda berada dalam keadaan darurat, dan tidak punya uang tunai untuk membayar suatu transaksi. Mungkin malam-malam Anda perlu pergi ke ruang Gawat Darurat di RS. Disini kartu kredit Anda bisa berguna kalau Anda tidak membawa cukup uang tunai.


Oleh: Safir Senduk

Dikutip dari Tabloid NOVA No. 680/XIV


Sunday, August 14, 2011

Haruskah sebuah produk di beri MEREK?

Dalam memasarkan sebuah produk atau layanan jasa berhubungan erat dengan apa yang disebut MEREK.

Andaikan suatu waktu anda kehausan dan pada saat itu anda melihat sorang penjual minuman dibuah kedai, yang menjual berbagai minuman, baik dalam kemasan ataupun yang diracik ditempat dan anda berniat membeli sebotol minuman dingin, apapun itu. Kira-kira apa yang akan anda tanyakan kepada sipenjual minuman tersebut? tentu anda akan menyebutkan “MEREK” yang anda inginkan bukan?

Jadi, sebetulnya, apa fungsi MEREK itu? “Merek sebuah barang atau jasa sangat erat hubungannya dengan pemasaran. Makanya, tanpa merek, barang atau jasa menjadi tidak jelas identitasnya“. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Fungsi merek merupakan “Identitas”, dimana Identitas ini merupakan faktor pembeda antara suatu produk / jasa dengan produk/ jasa lainnya.

Merek disini yang membedakan “nilai jual” sebuah produk, meskipun berasal dari bahan baku yang sama.

Contoh: Jika anda pemain konveksi, mungkin pernah bekerjasama dengan perusahaan garmen besar dan “punya nama”, katakanlah namanya ABCDEF. Disini anda memproduksi sebuah kemeja/ kaos tanpa merek, yang jika dijual dihargai pasar senilai Rp.50.000/ pcs.

Tatapi, perusahaan garmen besar ABCDEF tadi memesan kemeja/ kaos dari anda tanpa merek dan oleh perusahaan tersebut kaos/ kemeja tersebut di beri sebuah “MEREK” mereka, dan bisa dijual di pasaran senilai Rp. 150.000 / pcs.

Jadi, sebenarnya, apakah yang dibeli konsumen? Baju atau Merek-nya? Sebenarnya yang dibeli konsumen adalah sebuah merek. Fungsi merek disini adalah “faktor pembeda”, antara suatu produk dengan produk lainnya, walaupun bahan, warna, dan kualitasnya sama.

Selain faktor pembeda, ternyata merek disini juga memberikan “value” yang berbeda pula, baik dengan produk yang tidak diberi merek atau produk dengan merek lain. “Seringkali orang tidak sadar bahwa merek adalah bagian penting dari marketing.

Buat apa produk bagus tetapi tidak diikuti dengan merek yang kuat, “keberadaan merek tak ubahnya dengan jati diri sebuah barang atau jasa. Apalagi bagi pengusaha yang memang ingin bersaing di pasar global, merek menjadi suatu pegangan dalam pemasaran barang atau jasa“.

“Jika pengusaha ingin mencari pelanggan yang setia, biasanya diperlukan merek. Tapi kalau ingin sekedar jualan, ya tidak perlu merek, harus ada kesadaran yang kuat dari para pelaku bisnis di Indonesia untuk mendaftarkan merek barang atau jasa yang dihasilkan.

Karena, kelalaian itu menjadi makanan empuk bagi pengusaha di luar negeri untuk mencuri Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI). “Jadi, kalau sebuah produk belum mendapatkan sertifikat HaKI, jangan marah kalau produk tersebut di gunakan oleh orang-orang dari negara lain. pemerintah hanya melindungi barang dan jasa yang merek-nya sudah didaftarkan. “Berdasarkan ketentuan hukum, siapa yang mendaftar, dia yang dilindungi, biaya pendaftaran merek tidak mahal kurang lebih, yaitu Rp 450.000.

Tips YM invisible

Yahoo Messenger atau yang lebih akrab dikenal dengan sebutan YM adalah salah satu aplikasi yang memungkinkan kita dapat berkomunikasi jarak jauh dengan orang lain di suatu tempat. Namun, alangkah tidak enaknya apabila orang yangkita kehendaki untuk mengobrol sedang tidak OnLine. Tapi, apakah pernah terbesit di benak kita untuk mengecek dia Invisible atau memang tidak OL??Hm.. sekarang ada suatu aplikasi yang dapat memungkinkan untuk mengecek kedaan status orang yang ingin kita ketahui. Caranya mudah, dengan mengunjungi situs http://www.invisible.ir/

kita dapat mengecek apakah dya sedang OL atau tidak. Jadi, bagi yang suka appear Invisible, bersiap-iaplah, karena dengan aplikasi ini, kebohongan kalian akan terbongkar. heheehehhe xp

atau bisa juga menggunakan tools yang sudah disediakan oleh yahoo messenger,,

dengan menggunakan IMvironement doodle,,cara menggunakannya,, klik orang yg kt ingin ajak ngobrol dan di duga sedang invis,,

lalu klik IMvironement>>> doodle

setelah itu gunakan ctrl+g(buzz)

bila id YM tersebut sedang invisible,, maka jendela doodle akan kosong.sehingga dengan begitu ketauan apakah dia online dengan mode invisible atau tidak.heheh

Friday, August 05, 2011

Tips Login Multi Yahoo

Jika anda ingin menjalankan atau ingin login yahoo messenger dengan user id lebih dari satu atau user id berbeda dalam satu PC maka anda tidak perlu repot-repot mencari software untuk hal tersebut. Yang perlu anda lakukan adalah melakukan sedikit tweak pada Registry Windows (Regedit) anda. Caranya mudah sekali kok, ikuti langkah-langkah berikut ini :

1. Start >> Run…>> regedit
2. Buka HKEY_CURRENT_USER >> Software >> yahoo >> pager >> test
3. Pada sebelah kanan, klik kanan >> New >> DWORD value
4. Beri nama Plural tekan enter 2 kali dan berikan nilai 1.

Untuk menjalankannya silahkan jalankan Yahoo Messenger seperti biasa, kemudian jika anda ingin login dengan id yang berbeda anda tinggal klik lagi shorcut Yahoo Messenger yang ada di Start Menu/Desktop/Quick Launch. Setelah anda klik akan muncul window Yahoo messenger baru, dan silahkan login dengan id yang berbeda.

Jika setelah menjalankan langkah-langkah diatas tetapi anda belum berhasil, coba logout dari Yahoo Messenger dan Exit, kemudian jalankan lagi dari shorcut yang tersedia. Jika masih belum bisa, coba restart Windows anda atau periksa apakah Registry Windows anda di-lock oleh administrator (Biasanya untuk komputer kantor/security reason).

Tips ini sudah terbukti manjur pada Yahoo Messenger Versi 8.0.xxx, 9 US beta.

Selamat Mencoba, Semoga berhasil..

Tips Optimalisasi Kinerja Windows

ada beberapa trik untuk dapat mengoptimalkan kinerja windows..

Windows Tweak kali ini lebih dititik beratkan kepada optimalisasi kinerja OS Windows XP SP2 dengan Tools :

Registry Editor

Service Editor

Notepad

TweakUI/Powertoys XP

Selalu backup data anda dan jika perlu gunakan Norton Ghost untuk mem-backup seluruh konfigurasi windows.

Tips 01. Mempercepat Animasi Bar Windows XP

Trik ini digunakan untuk mempercepat animasi bar windows, pada beberapa konfigurasi animasi bar dapat dipercepat hingga 1,5 kali saja.

1. Klik Start menu | Run (tekan “window + R”), ketik “regedit” untuk memanggil registry editor

2. Tekan F3 atau Edit | Find, ketik “enableprefetcher”

3. Jika sudah ditemukan, Dobel klik atau Klik kanan pilih “modify”

4. Ganti “Value Data” dari 3 menjadi 0

5. Tutup regedit

6. Buka Explorer atau tekan “Window + E”

7. Buka folder “Windows | Prefetch”

8. Del isi folder Prefetch

9. Restart Windows

Tips 02. Mengurangi program yang dipanggil pada saat start-up

1. Klik Start menu | Run (tekan “window + R”), ketik “msconfig” untuk memanggil System Configuration Utility

2. Buka Tab “Startup”

3. Pilih program-program yang tidak perlu dipanggil saat start-up

Karena program yang diinstall tiap orang berbeda-beda, maka ada baiknya anda mengenali sendiri program-program apa yang perlu tidak dipanggil saat startup.

Tips 03. Meng-uninstall program windows messenger

Apabila anda tidak membutuhkan “Windows Messenger” maka program tersebut dapat di uninstall. Untuk trick ini anda harus mengaktifkan “Show Hidden File and Folders”, setelah opsi tersebut aktif,

1. Buka explorer, buka folder Windows | inf

2. pada jendela kanan explorer, klik kanan pada folder inf, pilih “search”

3. pada kolom “Search for files or folder named” ketik “sysoc.inf”

4. klik kanan pada file sysoc.inf, pilih “open”

5. dibawah baris “[Components]” cari

“msmsgs=msgrocm.dll,OcEntry,msmsgs.inf,hide,7”

6. hapus kata “hide” namun jangan hapus tanda koma “,” yang mengapit “hide” sehingga baris tersebut menjadi “msmsgs=msgrocm.dll,OcEntry,msmsgs.inf,,7”

7. buka Control Panel | Add or Remove Program

8. pilih “add/remove windows component” maka jendela “Windows Component Wizard”

9. scroll kebawah sampai anda menemukan icon Windows Messenger yang berwarna hijau

10. matikan tanda centang disamping icon WM

11. jika dirasa perlu anda dapat meng-uninstall program-program lain yang biasanya tidak dibutuhkan seperti :

MSN Explorer (hanya dibutuhkan jika menggunakan ISP MSN)

Networking Service

12. Tutup Jendela “Windows Component Wizard”

Tips. 03 Mengurangi tampilan windows dan mengatur Ukuran page file windows

1. Klik Start menu | Control Panel | System atau tekan “Windows + Pause/Break”

2. pilih tab “Advance”, dibawah “performance” pilih “setings”

3. pilih tab “Visual Effect”

4. aktifkan hanya

√ Show shadows under menus

√ Show shadows under mouse pointer

√ Show translucent selection rectangle

√ Smooth edges of screen fonts

√ Use drop shadows for icons labels on the desktop

√ Use visual styles on windows and buttons

5. pilih tab Advanced, dibawah “Virtual Memory” pilih “Change”

6. pilih radio button “custom size”

Intial size : 1,5 x jumlah RAM

Maximum size : 3 x Jumlah ram (maksimum 4095MB)

Dari pengalaman penulis sendiri menggunakan pagefile yang direkomendasikan windows tidak banyak membawa perubahan yang signifikan. Jika anda memiliki RAM lebih dari 1GB (rekomendasi 2GB atau lebih) maka dapat dicoba mematikan pagefile

Mematikan services yang tidak perlu

Trik ini berguna untuk mengurangi memory resources yang digunakan windows. Untuk mencehal hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya siapkan backup registry untuk memanggil kembali default service winxp.

1. Klik Start menu | Run (tekan “windows + R”), ketik “services.msc” untuk memanggil “Services”

2. Tergantung dari konfigurasi, umumnya services yang dapat dimatikan (Disabled) adalah :

l Alerter

l Distributed Link Tracking Client

l Help and Support

l Indexing Service

l IPSEC Services

l Messenger (otomatis disabled pada SP2)

l Portable Media Serial Number

l Remote Registry Service

l Secondary Logon

l SSDP Discovery Service

l Telnet

l Upload Manager

l Wireless Zero Configuration – (Aktifkan jika menggunakan wireless network)

l Windows Time

3. services yang sebaiknya dibiarkan automatic :

l Application Layer Gateway Service

l Automatic Updates* (disabled jika memang tidak dibutuhkan)

l Background Intelligent Transfer Service

l COM+ Event System

l Cryptographic Services

l DCOM Server Process Launcher

l DHCP Client

l DNS Client

l Event Log

l Logical Disk Manager

l Network Connections

l Plug and Play

l Print Spooler

l Protected Storage

l Remote Procedure Call (RPC)

l Security Accounts Manager

l Security Center* (dapat dinonaktifkan jika menggunakan 3rd party Firewall)

l Shell Hardware Detection

l System Event Notification

l System Restore Service (matikan jika tidak dibutuhkan)

l Task Scheduler (matikan jika tidak menggunakan scheduled task seperti automatic defrag)

l Themes

l Windows Audio

l Windows Firewall/Internet Connection Sharing (ICS)* (dapat dimatikan jika menggunakan 3rd party Firewall)

l Windows Management Instrumentation

4. Services yang dibutuhkan untuk jaringan LAN

l Computer Browser – (Locates local computers and resources on a LAN)

l DHCP Client – (Required for Cable/DSL connections and routers)

l Network Connections – (Required by network connections)

l Server – (Required for network shares and managing local user accounts)

l TCP/IP NetBIOS Helper – (Required for NetBIOS name resolution)

l Wireless Zero Configuration – (Required if you are on a wireless network)

l Workstation – (Required for access to LAN shares and servers)

Tambahan..

5. MS PowerToys Trick (more lighweight windows)

6. Xp Anti-Spy setup… untuk mematikan fungsi-fungsi yang mencurigakan dari windows

Tips/Panduan Memilih Power Supply

Disclaimer:
Sebelum anda membaca panduan ini, perlu diketahui saya bukanlah insiyur elektro atau ahli elektronik yg mengerti 100% tentang PSU. Panduan ini ditujukan kepada orang awam, kalo ada yg terlewatan adalah semata untuk pertimbangan kesederhaan dan kemudahakan untuk dibaca dan dimengerti dan untuk tujuan fokus pada pembahasan power supply. Panduan ini jauh dari sempurna so please no complaining .

I. “Nilai” dari sebuah Power Supply
ketika kita merencanakan untuk merakit komputer seringkali komponen ini paling sering kita kesampingkan. PSU seringkali direndahkan dan mendapatkan perhatian paling kecil. Banyak juga dari kita seringkali berpikir membeli casing yg sekaligus dibundle dengan PSU, padahal seperti yg kita tau PSU bundle (kebanyakan) adalah PSU yg abal2, meski ada produsen casing yg membundle casing mereka dengan PSU top. Godaan untuk mengabaikan power supply adalah godaan paling manusiawi terhadap para sistem builder dengan berbagai alasan, misal “Kalo memakai PSU dari casing kita kan bisa mengunakan uang untuk VGA yg lebih bagus” atau “Dengan ngirit duit karena pake PSU murah kita kan bisa dapat CPU yg lebih kenceng/baik”. Sangat penting jika kita bisa memiliki pemahaman yg benar tentang power supply, sehingga kita bisa menempatkan POWER supply di posisinya. Juga kita perlu mengetahui jargon-jargon yg digunakan oleh pembuat PSU, dan mengerti bagaimana parbik PSU membuat kita berpikir bahwa PSU mereka lebih baik dari kenyataan.

II. Spesifikasi Power Supply
Setiap power supply memiliki label yg melekat di body PSU, informasi yg tertulis di PSU biasanya terdiri dari spesifikasi yg disajikan oleh pembuatnnya.

Apa itu satuan Watt?
Untuk memahami daya power supply (watt) kita perlu menengok sebentar mengenai Tegangan (Volt) dan Arus (Ampere)
* ‘Voltase’ adalah potensi tenaga diantara dua titik.
* ‘Ampere’ adalah tingkat aliran elektron.
* Satu watt adalah perkalian antara tegangan (V) dan arus (A)
Oleh karena itu biar mudah singkatannya adalah sbb:
Watt = W
Voltase = V
Ampere = A

Apa itu “RAILS”?
Rail adalah sistem pengantaran tenaga. PSU hari gini biasanya dibagi menjadi +3.3v, +5v, +12v, -5v dan -12v. Meski ada yg negatif, yg perlu kita perhatian cukup yg positif saja, (kecuali anda berminat mendalami tentang power supply)

Dengan melihat rail diatas kita bisa menentukan seberapa besar output sebuah power supply.
Contoh:
* Rail 1 =+3.3v rail*30a = 100w
* Rail 2 =+5v rail *30a = 150w
* Rail 3 =+12v rail*25a = 300w
Grand total dari PSU diatas adalah 550W. Tapi tunggu dulu, angka 550W seringkali diselewengkan oleh pembuat PSU

Multiple Rails PSU
Trend masa kini adalah komponen komputer lebih banyak menyedot tenaga dari rail 12V, karena itu kebanyakan psu skrg ini memecah +12vnya menjadi dua atau tiga bahkan empat rail. Multiple rails membuat komputer lebih stabil dan dingin karena pasokan yg stabil.

III. Standar Power Supply
Yg banyak beredar dan digunakan adalah ATX, 20 pin. ATX EPS12v digunakan untuk server, standar ini dikenali dengan 24 pin konektor dan 8pin +12v tambahan. BTX kepanjangan dari Balanced Technology Extended, lebih ditujukan untuk mengantisipasi panas sehingga orientasi PSU ada dibawah.Bbrp produsen PSU sudah mengklaim bahwa PSU mereka adalah BTX ready.

IV. Istilah-istilah Populer Power Supply

Hold-up Time
Hold up time adalah ukuran seberapa PSU masih sanggup memberikan power ketika input listrik tiba2 terputus. Jika listrik terputus dan dalam waktu yg singkat kembali ON, maka PSU sanggup mengkompensasi hilangnya pasokan listrik, -serasa listrik nggak putus-. Makin lama Hold up time biasanya menandakan kualitas PSU, demikian juga menandakan PSU tersebut mengunakan komponen yg baik.

Voltage Regulation atau Ripple
Beban pada sebuah power supply seringkali tidak konsisten (maen game, idle, dll). Seiring dengan perubahan yg terjadi output tegangan juga bervariasi. Regulasi/Ripple menunjukkan ukuran seberapa banyak perubahan yg terjadi. Kebanyakan PSU jaman sekarang memiliki ripple 5% pada waktu beban datar. Beberapa perusahaan PSU yg top mengklaim ripple 1% which is very-very-very nice.

Over-Voltage Protection
Seperti namanya, fungsinya menjaga saat2 yg tidak dinginkan yaitu voltase naik secara tidak wajar. PSU bisa shutdown secara otomatis demi keselamatan hardware yg dialiri tegangan tersebut.

Power Supply Modular
Terobosan PSu bagi mereka yg suka mod dan kerapihan. tapi modular punya kelemahan yg mendasar, makin banyak kabel yg bisa dicobot, otomatis membuat lebih banyak koneksi dan banyaknya titik2 koneksi kabel memiliki potensi hambatan, hambatan makin besar, makin banyak daya yg terbuang, modular psu adalah wasting energy. Jika memang kebelet banget silahkan dibeli, tapi jika memang anda beli, anda tau apa kelemahannya.

Negative Rails
Untuk apakah rails negatif??? Jaman skrg negatif rail sudah tidak popule dibandingkan dengan positif rails. negatif rails digunakan untuk:
1. ISA cards
2. Serial port or LAN
3. FDD jaman gigit kuda (yup 5.25″ FDD)

Apa itu PFC?
PFC = Power Factor Correction. Power Factor adalah ukuran seberapa efisien dalam mengkomsumsi daya listrik. PFC dinilai dari 0 sampai 1. 0 paling tidak efektif, 1 paling efektif, jadi kalo .5 kira-kira lumayan efektif .8 artinya sangat bagus dalam efisiensi.
Ada 2 jenis PFC, pasif dan aktif. PFC pasif mengunakan kapasitor untuk memfilter arus AC dengan tujuan menjaga muatan induksi. PFC Aktif mengunakan rangkaian elektrik untuk mengimbangi muatan induksi.
Konsep yg salah mengenai PFC adalah, PFC sanggup menurunkan tagihan listrik. Hal ini tidak bener kecuali tagihan anda berdasarkan seberapa banyak VA dan PFC, setahu saya di Indo tagihan listrik masih dalam bentuk KW/jam.
Gambar: Label PSu dengan Active PFC

Peak Vs Continuous Power
Continous adalah kemampuan PSU untuk memberikan tenaga setiap saat. Peak adalah semburan tenaga untuk periode waktu tertentu saja, misal 30 detik atau 60 detik. mengunakan psu diatas kemampuan CONTINOUSnya dalam periode waktu yg lama akan mengakibatkan kerusakan. Juga seringkali orang menyebut Continous dikenal sebagai PURE PSU.

Adjustable Pots
Seringkali berupa potensio meter yg memungkinkan anda menyesuai akan tegangan tiap rail. Misal jika tegangan +12v turun menjadi 11.4v dan mengakibatkan ketidak stabilan maka kita bisa menyesuaikan. Tidak semua PSU memiliki fitur ini, dan juga adjustable pots adalah fitur bagi hardware freak, kalo anda masih noobie sebaiknya konsultasi dulu, hingga kerusakan yg tidak diharapkan bisa dihindari.
Gambar: PSU dengan Adjustable Potensio Meter



V. Panduan membeli PSU?
Silahkan mengunakan PSU kalkulator berikut, jika anda sedang dalam merencanakan sebereapa besar kebutuhan komputer anda.
Zippy Calculator
JSCustom PSU Calculator
OuterExtreme Power Supply Calculator <<< GOOD ONE

PSU mana yg layak beli?
PSU mana yg harus dihindari?

VI. Konsumsi dan rail yg terpakai menurut Komponen
Komponen…………………Daya terpakai………. .Rail yg digunakan
AGP Video Card…………30 – 50W……………..+3.3V
PCI Card……………………5 – 10W………………+5V
10/100 NIC………………..4W……………………. .+3.3V
SCSI Controller…………20W……………………. +3.3V and +5V
Floppy Drive……………..5W…………………….. +5V
CD-ROM………………….10 – 25W……………….+5V and +12V
DVD-ROM……………….10 – 25W……………….+5V and +12V
CD-RW…………………10 – 25W…………………+5V and +12V
7200rpm IDE Hard Drive….5 – 20W………….+5V and +12V
10,000rpm SCSI Drive……10 – 40W…………..+5V and +12V
Case/CPU Fans………….3W/biji…………………+12V
Motherboard……………25 – 40W……………….+3.3V and +5V
RAM…………………..8W per 128MB……………+3.3V OR +5v*
Pentium III Processor…..38W………………….+5V
Pentium 4 Processor…….70W………………….+12V
AMD Athlon Processor……70W………………+12V
Cold Cathod Light………3.7w
LED Fan (4 LEDs)……….1.6w
VII. Study Kasus PSU ecek2
Sejauh ini mungkin anda berpikir PSU murahan adalah ide yg buruk. Mari kita liat PSU kacangan bestech yg ada di samping saya. Mendapat label “AMD Approved” PSU.
450W
28A +3.3V
30A +5V
15A +12V
rail +12vnya cukup untuk spek minimum, jangan berpikir kalo nambah HDD akan jadi pilihan bijak. PSU ini juga bertenaga untuk nyetrum +3.3v dan +5v, tapi tidak sepenting tegangan +12v pada masa sekarang ini. Yg perlu jadi pertimbangan utama adalah tegangan 12v dan PSU 450W ini hanya memberikan tenaga sebesar 180W pada 12v, jadi silahkan ambil kalkulator apakah PSU ini cukup apa enggak buat sistem anda.

VIII. Pertanyaan Mengenai 24Pin PSU
Pertanyaan: Apakah saya perlu pake 24pin PSU karena motherboard mengunakan konektor 24pin?
Jawaban: Tidak perlu. Semua mobo baru, seharusnya bisa jalan dengan 20 pin PSU (ATX biasa).

Gambar: 24pin Konektor Power Supply





Gambar: 20Pin Konektor Power Supply

20pin

Pertanyaan: Apa fungsi dari 24pin/ATX 2.0?
Jawaban:4 pin tambahan diperuntukkan untuk mensupply +12v, +5V dan +3.3v dan ground ke slot PCI express.

Link mengenai konektor2 di PSU

IX. Trik Seputar Power Supply bisa googling sendiri
Link: Bagaimana Mengukur Rail PSU dengan Multimeter Digital?
Link: Bagaimana menyalakan PSU langsung dari konektor?
Link: PSU FAQ

X. Penutup
Jika anda lain kali hendak merakit komputer, tolong berikan pertimbangan dan alokasi terbaik untuk PSU dan yg paling penting adalah sesuai dengan kantong anda . Jika anda hendak bikin komputer dengan dana berapapun, saya kira 15% dari dana diatas layak dialokasikan untuk membeli PSU. PSU yg tangguh akan memberikan umur yg panjang untuk komponen yg lain. PSU yg baik juga sanggup memberikan overclock lebih tinggi atau paling tidak lebih stabil. Dan yg lebih penting jangan sampai anda nangis bombay karena komponen anda yg mahal rusak/gosong gara2 psu kacangan/abal-abal. PSu adalah investasi yg bagus untuk komputer anda.

Tips Memilih Laptop / Notebook

Banyak orang yang bingung ketika memilih sebuah laptop / notebook.

ada beberapa tips yang bisa anda jadikan referensi untuk memilih laptop / notebook , tips ini dikutip dari forum.chip.co.id

APA yang harus diperhatikan ketika beli notbuk?

(diurutkan berdasarkan prioritasnya)

1. Merek tidaklah penting YANG PENTING TERLEBIH DAHULU ADALAH GARANSI dan SERVICEnya.

- jadi percuma klo beli notbuk canggih2 eh service centernya memble or garansinya bikin repot. Carilah dan pertimbangkan service center merek notbuk tsb bagus ato ga jangan cuma terpaku omongan orang klo notbuk merek A bagus klo B jelek, padahal mungkin saja notbuk merek A service centernya kacau balau sedangkan yang B bagus

juga pertimbangkan ada beberapa merek yang memberikan garansi sampe dengan 3 tahun, walaupun mungkin lebih mahal tapi bukankan jaminan garansi memberikan ketenangan klo ada apa2

silakan tanya2 di forum soal merek2 tertentu dari rekan2 yang sudah make

AWAS dengan adanya produk BM (black market ). dimana terkadang produk2 ini garansi sama2 1 tahun dengan produk distributor resmi tapi bisa ajah produk BM garansinya cuma toko jadi klo tokonya tutup yah bye2 garansi tentu ini tidak diinginkan kan? Jadi cermati betul garansinya jangan cuma karena murah sekian dolar eh ga taunya cuma garansi toko. TAPI ada juga namanya barang namanya PI (paralel import) dimana produk dengan spek yang sama dengan yang resmi juga beredar dengan harga yang berbeda biasanya disebut dengan GARANSI DISTRIBUTOR (garansi distro) nah terkadang produk2 garansi distro ini harganya lebih murah padahal spek sama dengan yang resmi. DIsinilah kejelian harus diperhatikan karena ada yang distronya ternyata model sekali gebuk bye2 alias beda tipis dengan toko, tapi ada juga distro yang mang bagus

BEDAKAN GARANSI TOKO (BM), RESMI dan DISTRO (PI)?

paling mudah ada pada KArtu Garansinya klo Resmi pasti kartu garansinya ada dan nama Distributor penjual terdaftar di web resminya merek tersebut (silahkan cek2 di internet).

Klo Garansi Distro umumnya dikasi tau sama toko tapi memang sulit maka dari itu untuk mudahnya selalu cek dulu nama dengan yang ada di internet. Cari distro yang dah punya nama besar n UMUM DI TOKO2 jadi coba2 ajah ke toko2 sebelah apakah kenal atau ga gitu.

AWAS DENGAN PENJUAL NAKAL, selalu cari referensi dari banyak toko dan jangan sungkan nanya2 disini

2. SPEK? APAKAH PROSESOR DIATAS SEGALANYA?

Pertanyaan yang umum adalah ‘Kok prosesor gw dah duo core tapi lemot yah?”. ADa banyak sebab suatu notbuk kerjanya kurang maksimal alias lemot. Analogikan suatu notbuk sebagai sistem jalan tol, dimana prosesor adalah seperti otak dimana gunanya untuk melakukan perhitungan atas input seperti GERBANG TOL, RAM atau memory sebagai tempat antrian data yang akan diolah prosesor seperti JALUR ANTRIAN, sedangkan data yang akan diolah dalam jgerbang seperti kendaraan.

JAdi ada banyak gerbang tol (PROSESOR) mampu melakukan banyak hitungan sekaligus pun tidak akan ada gunanya klo jalur jalan tol (RAM) nya dalam jumlah sedikit. sedangkan klopun jumlah jalur jalan tol (RAM) banyak tapi gerbang tol (PROSESOR) sedikit yang terjadi adalah antrian kendaraan.

Jadi klo pun anda punya notbuk dengan prosesor, misalkan, Core2DUO T7xxx tapi RAM hanya 512MB-pun tidak ada gunanya karena kinerja prosesor jauh mengungguli data yang ditampung oleh RAM sehingga performa tidak maksimal .

OLEH KARENA ITU IMBANGI KOMPONEN2 SPEK NOTBUK YANG ANDA BELI baru pertimbangkan hal2 lain

3. THE MOST FORGOTTEN… DURABILITY n TOUGHNESS…

Ada begitu banyak notbuk di pasaran dengan bermacam2 spek, dan Umumnya user atau calon pembeli hanya berkutat pada satu HAL yaitu SPEK TEKNIS seperti prosesor, hard disk, layar, dll. TAPI MELUPAKAN bahwa sejatinya notbuk itu untuk dibawa2 n portable, dimana kekuatan, kesolidan, dan kekokohan justru lebih penting ^^

Banyak yang akhirnya kecele, karena pas sudah beli eh ga taunya engsel layar mudah oblak, body plastik tipis yang getas, tutup lcd retak dll. dan pada akhirnya akan merepotkan, tentu anda tidak ingin gagal presentasi ketika notbuk dibawa2 dan pada saat akan dipakai ternyata casing ada yang retak, dll

PABRIKAN SUDAH merancang notbuknya sesuai dengan standarnya dan SESUAI HARGA JUAL, dimana adalah bohong notbuk dengan harga 1000 dolar bisa lebih kokoh dari notbuk berharga 1500dolar dengan spek mirip ^^

berikut daftar cek yang wajib untuk dilihat:

- LAYAR apakah terasa solid ketika dibuka tutup

- APakah tombol2 di kibor terlalu empuk, dan dasar kibor terlihat tertekan ketika tombol2 ditekan

- Apakah plastik2 di palm rest atau sebelah kiri kanan touchpad terasa lembek

- apakah tutup lcd terasa lembek ketika ditekan2 dengan jari untuk mensimulasikan beban ke satu titik ketika notbuk dimasukkan ke dalam tas

- apakah pinggiran2 notbuk terasa lembek ketika dipegang

- apaah ketika notbuk diangkat terasa ada bagian2 yang kurang solid baik pada saat layar ditutup atau dibuka

- dan lain2…

terkadang ada beberapa material notbuk non plastik yang terasa lembek ketika ditekan2 seperti mag alloy, alumunium yang memang sifatnya lentur, tapi yang terpenting adalah APAKAH TERASA SOLID.

4. SESUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN, PILIH YANG TERPENTING.

dikarenakan KEBANYAKAN NOTBUK ITU SPEKNYA SAMA AJAH Seperti klo dah centrino based tentu prosesor akan sama, chipset sama, wifi sama antar satu merek n tipe lainnya ^^. KARENA ITU SESUAIKAN DENGAN KEBUTUHAN untuk komponen diluar spek teknis dam HARGA TENTU SAJA.

Buatlah prioritas, kalau mengutip dari forum sebelah, maka daftarnya menjadi:

Prioritas 1: Must have. Notbuk tersebut harus memiliki fitur ini.

Prioritas 2: Good to have. Fitur yang dianggap penting namun bisa dikorbankan jika memang tidak tersedia.

Prioritas 3: Nice to have. Fitur yang tidak penting, tapi kalaupun ada tentu lebih menyenangkan.

Bisa jadi Anda akan tercengang ketika mendapati bahwa ternyata Anda tidak membutuhkan sebagian besar fitur yang ditawarkan oleh sebuah notbuk ^^

Berikut penjabarannya dibagi dalam beberapa KEBUTUHAN DASAR BERDASARKAN UNTUK APA -HARGA TIDAK DIHITUNG-:

1. Desain.

Ada banyak profesi yang berhubungan dengan menggambar yang bergerak di berbagai bidang seperti DESAIN INTERIOR, DESAIN GRAFIS, ARSITEK, dll. TAPI KEbutuhan dasar rata2 sama yaitu: LAYAR yang semakin besar semakin bagus ^^ Tentu anda sebagai penggambar akan senang dengan layar monitor beresolusi tinggi dan semakin besar ukurannya karena semakin banyak yang bisa digambar tanpa harus geser2 layar. KArena saran saya minimal adalah 14,1″ WIDE. Pertimbangkan bahwa semakin besar layar, dimensi semakin bertambah dan bobot akan bertambah.

Yang lain adalah tentu saja Graphic card terutama untuk yang butuh untuk rendering image/video. Oleh karena itu PERLU DIPERHATIKAN GRAPHIC CARD NOTBUK TIDAK SEBAGUS DI DESKTOP -misalnya Ati X1600 notbuk (mobility radeon) tidak sama Ati X1600 desktop (RADEON)- karena walaupun chip grafis sama tapi banyak fitur yang dipotong seperti memory bandwidth. Tapi ada beberapa notbuk yang kemampuan grafisnya tidak kalah dengan desktop yaitu DTR -> penjelasan ada dibawah. Juga ada yang memakai Graphic Card sekelas render server seperti FireGL atau Quadro. NAh perhatikan baik2 tentu di notbuk tidak bisa secepat n sebaik di desktop. SAran saya? Tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan GraphicCard onboard saja, rendering bisa dilakukan di pc desktop yang lebih murah n lebih bagus ^^

merek? rata2 tiap merek ada ^^ walaupun tidak ditulis secara gamblang.

2. Office.

Banyak yang menyebut untuk office tidak perlu bagus2, toh cuman buat ngetik, spreadsheet dan presentasi ini. ITU SALAH ^^ karena untuk yang benar2 membutuhkan office HARUSLAH MEMILIH NOtbuk yang memang dirancang untuk ROAD WARRIOR. Biasanaya notbuk2 seperti ini dimensinya kecil, bobotnya ringan, penggunaan material yang lebih baik dan kuat daripada plastik -seperti Titanium, carbon, magnesium-, chasis yang diperkuat -reinforced chassis-,

HASSLE FREE n WORRY FREE n CARE FREE computing yang berarti ada fungsi backup n recovery system yang sangat baik -misalnya one touch recovery dengan kecepatan tinggi- plus security yang tinggi seperti biometric fingerprint -tentu Anda tidak mau data perusahaan bocor kemana2 kan karena password mudah dibobol?-. BAtere lifetime yang panjang bisa lebih dari 3 jam untuk presentasi.

spek teknis, tidak terlalu penting karena toh prosesor sekelas pentium 3 sudah cukup untuk office app. yang terpenting itu adalah FEATURE PENDUKUNG ROAD WARRIOR, toh mahal dikit gapapa yang penting data pekerjaan aman, kan?

Biasanya merek2nya itu IBM, VAIO premium series, Fujitsu premium series.

3. Multimedia ADDICT.

Ini untuk yang benar2 penggila multimedia seperti video n audio mesti bagus. Tentu dibutuhkan sesuatu yang lebih, seperti layar ekstra bagus, speaker bawaan oke banget, Audio chipset canggih, audio output oke banget.

Spek teknis? prosesor tidak terlalu penting toh prosesor sekarang dah lebih dari cukup ^^, graphic card onboard juga dah cukup oke asal ga butuh video overlay macem2 ajah, YANG PENTING JUSTRU audionya dimana Chipset audio bawaan notbuk biasanya hanya ala kadarnya nah carilah yang bagusan biasanya dikasi tau di spek detil produk tersebut, AUdio output yang support klo bisa Surround 5.1 atau lebih dengan output optic digital -biasanya dikasinya S/PDIF-.

merek? TOSHIBA QOSMIO itu yang paling multimedia. Sebetulnya notbuk merek2 lain yang mainstream dah cukup hanya saja biasanya audionya biasa ajah, bolehlah ditambah dengan sound card external via USB.

4. GAMING FREAK.

Ini yang biasanya susah banget, karena GRAPHIC CARD discrete pun tidak sebagus aslinya di desktop >< -meski tipe graphic cardnya sama dengan di dekstop- walopun prosesor, ram mendukung. Saran saya? LUPAKAN AJAH KLO MAU MAEN GAME DI NOTBUK >< karena toh fungsi dasar notbuk itu kan portable computer walopun saya pun maunya bisa portable gaming computer ekekeke… Belum lagi masalah daya tahan batere yang kurang.

Baikan belinya Desktop ajah karena toh dengan harga 8jutaan dah oke untuk sekarang ini ^^

merek? susah, klo masih kekeh maunya notbuk cek DTR -> ada dibawah ^^

5. MAINSTREAM.

Ini adalah yang TERUMUM dari semua pembagian kebutuhan, biasanya user menginginkan notbuk dengan kemampuan setara desktop, dan bisa semua2nya,. mulai dari kebutuhan dasar seperti office, internet, audio/video player.

Disini saya tidak membahas banyak karena user tinggal sesuaikan dengan spek teknis ^^

Komponen2 yang harus diperhatikan:

1. Prosesor -> carilah prosesor terbaru yang umumnya (TIDAK SELALU) selalu lebih barik kinerjanya dan konsumsi dayanya

notbuk gw dah centrino ne berarti lebih bagus daripada lu yang ga centrino? or notbuk centrino lebih baguslah daripada ga centrino? —> ini pertanyaan umum yang beredar di pembeli awam. Padahal CENTRINO adalah MEREK DAGANG INTEL for NOTEBOOK PLATFORM jadi centrino itu haruslah memakai prosesor intel mobile ditambah chipset intel mobile dan wifi card intel. dan centrino ini dibikin utnuk memudahkan pembeli ga usah pusing2 soal spek notbuk tersebut karena dengan centrion dan pasti komponennya stabil dan kompatibilitasnya tinggi.

Centrino ga bisa dibilang lebih bagus dibanding non centrino seperti AMD Turion prosesor based notbuk. Karena dibalik kata2 centrino tsb -misalkan- anda memiliki notbuk merek A yang bisa ajah prosesornya yang kelas value ga seperti teman anda yang punya notbuk merek B dengan prosesor kelas value, kenapa gitu? karena seperti diatas yang penting prosesor intel mobile, chipset intel mobile dan wifi intel maka jadilah centrino notbuk

Cermati baik2 spek notbuk anda karena TIDAK SELAMANYA Centrino lebih baik walaupun centrino based notbuk lebih stabil dan kompatibalitasnya tinggi.

2. RAM -> tidak masalah dengan RAM dari bawaan yang kecil karena bisa diupgrade sendiri. Tapi terkadang RAM bawaan lebih murah daripada membeli terpisah, so cermati dengan baik

3. VGA -> perhatikan kebutuhan anda apakah cuma untuk office atau untuk gaming/rendering/grafis. Tentu performa graphic card onboard tidak sebaik peforma graphic card terpisah akan tetapi klo memang kebutuhan anda adalah daya tahan batere graphic card onboard lebih lama daya tahannya walopun performanya standar, tapiklo anda butuh untuk kerja grafik or gaming anda bisa memilih graphic card terpisah karena tentu sajah yang terpisah performa lebih baik daripada onboard.

VGA Non-Onboard GA BISA DIUPGRADE DENGAN MUDAH -> banyak yang nanya hal ini, kenapa ga bisa diupgrade dengan mudah?

karena vga non onboard untuk notbuk format bentuknya berbeda dengan seperti di PC desktop, kenapa beda? yah karena untuk notbuk dibutuhkan pengurangan dimensi supaya ga makan tempat, juga klopun ada yang jual terpisah untuk notbuk, adalah pekerjaan yang sulit untuk masang karena kompatibilitas mobo, bios, dan drivernya.

SAtu lagi biasanya performa vga non onboard untuk notbuk ga sebaik di pc desktop, walaupun GPU (graphic processing unit)-nya sama dengan di desktop, hal ini disebabkan karena masalah panas, desain, arsitektur, dan juga konsumsi daya. Terkecuali untuk notbuk berjenis DTR (DeskTop Replacement) yang memang difungsikan sebagai tandingan pc desktop (dengan bentuk yang lebih compact dari pc desktop walopun ukurannya gede banget daripada notebook itu sendiri), karena di DTR yang dipake vga yang mirip dengan di pc desktop.

4. Hard Disk -> komponen yang cukup mahal untuk diupgrade sendiri, walaupun sekarang ini rata2 sudah 40/80GB jadi tidak usah terlalu dipusingkan dari kapasitasnya. Tapi perlu dicermati ada hal lain yang bisa mempengaruhi performa notbuk anda dari hard disk yaitu jenis interface dan juga speed rotation dari HD tsb.

Interface HD yang baik dan cepat sekarang ini adalah SATA bukan PATA. kenapa SATA lebihbaik? karena interfacenya memberikan kecepatan lebih tinggi dari PATA sehingga waktu tunggu dari dya komputasi notbuk anda tidak terhalang oleh lambannya input data dari HD.

SPeed rotation dari HD adalah seberapa cepat putaran cakram (tempat menyimpan datA) di dalam hard disk berputar, kecepatan putaran ini berhubungan dengan kecepatan pencarian data. Karena HD menyimpan data dengan meletakkan data di sebuah cakram yang terus berputar dan tentu saja dengan logika semakin cepat cakram diputar semakin cepat data mampu dicari Oleh karena pertimbngkan apakah anda butuh HD yang cepat atau tidak? Karena tentu semakin cepat berputar konsumsi daya semakin tinggi dan panas yang dihasilkan lebih tinggi daripada yang lebih rendah kecepatan putarnya. Biasanya satuan yang digunakan adalah RPM (rotation per minute) dan yang umum dipakai hd sekarang ini adalah 4200rpm or 5400rpm.

5. BATERAI -> cari yang kapasitasnya besar yang umumnya dalam satuan xxxx mAh, analoginya mudah anda memiliki sebuah bak mandi (baterai) dengan kapasitas 100liter (kapasitas) sedangkan kebutuhan anda adalah 1 liter per menit (kebutuhan daya notbuk) maka tentu akan habis dalam waktu 100 menit (kemampuan sebuah notbuk untuk hidup dengan baterai) nah tentu cara termudah selain mengurangi konsumsi air agar air tidak cepat habis adalah dengan menggunakan bak mandi yang lebih besar kapasitasnya, kan?

Umumnya sekarang ada pada kisaran 2000-4000mAh. semakin besar ampere semakin baik. klo memang butuh batere yang tahan lama pertimbangkan beberapa notbuk kelas atas biasanya sangat irit daya tapi klo harga menjadi masalah mungkin bisa beli batere terpisah or extended batere

6. LAYAR -> INI KRUSIAL karena yang kita liat kan layar ekekee… TApi umumnya sekarang layar dah ga banyak bedanya terkecuali tentu layar2 untuk laptop2 yang harganya premium seperti VAIO dengan XBRITE dimana backlight untuk layar dah pake LED bukan lampu biasa lagi. Umumnya layar itu dibagi berdasarkan ukuran diagonalnya, dimulai dari 10,11,12,13,14,15,17,19,21 dalam satuan INCI. Dan ada 2 ukuran rasionya yaitu WIDE (16:9) dengan NON WIDE, dimana untuk WIDE itu berarti layarnya lebih lebar daripada yang NON WIDE tapi klo diukur panjang dan tinggi akan berbeda, dimana WIDE itu akan lebih panjang tapi lebih pendek daripada NON WIDE.

NAh perbedaan rasio ini memberikan keunggulan dimana nonton video lebih enak karena kan rata2 video itu selalu dalam rasio 16:10 -sesuai dengan rasio WIDE Screen- jadi klo difullscreen ga ada resize lagi. Juga klo liat dokumen view seperti liat halaman word/pdf bisa diliat side-by-side 2 halaman sekaligus, plus klo untuk photoshop, autocad maka bidang gambar akan utuh tidak terganggu dengan tool2 windows ^^

Kalau buat foto atau gambar ngaco ga? seperti lebih ceper atau lainnya? Tentu ga karena kan cuman jumlah pixel yang ditampilin ajah yang bertambah ^^

HAL APA LAGI YANG HARUS DIPERTIMBANGKAN SELAIN KOMPONEN DIATAS?

Tentu cek seperti apa notbuk yang akan anda beli. oleh karena itu pertimbangkan;

1. Apakah anda nyaman menggunakannya?

2. Apakah layar sudah cukup baik?

3. Apakah cukup ergonomis, seperti posisi colokan2, kibor, dll.

4. Apakah panas ketika digunakan?

5. Apakah dimensinya cukup besar/kecil, berat fisiknya?

6. Kelengkapannya apa saja -> terkadang kelengkapan suatu notbuk ada yang cukup mahal untuk dibeli terpisah seperti mouse blutut atau tas.

Untuk hal2 diatas anda dapat memanfaatkan web2 diluar n internet dan tentu bertanya disini ^^d

Tuk share pengalaman pengguna notebook, beberapa kelemahan notebook pada tipe-tipe tertentu bisa dilihat di http://forum.chip.co.id/showthread.p…639#post920639.

WHAT DTR? APA ITU?

DTR a.k.a DeskTop Replacement. adalah sebutan untuk notbuk dengan spek teknis SUPER untuk sebuah notbuk bahkan bisa dikatakan DTR adalah Desktop PC tapi dikecilin ekekeke.. atau ekstremnya notbuk2 ini SUDAH MELANGGAR PENGERTIAN NOTBUK -yaitu portable computer- karena dimensi, bobot, penggunaan daya yang jaug diatas notbuk umumnya.

Biasanya produsen2 DTR memasang teknologi terbaru di desktop di DTR mereka, seperti DUAL VGA, DUAL PROSESOR, RAID HD, penggunaan lampu2 untuk menambah keren, dan banyak lagi.

Tips dalam memilih layar LCD

Monitor LCD sudah tidak asing lagi, harganyapun semakin terjangkau, namun ada beberapa tips yang harus diperhatikan ketika ingin memilih sebuah layar LCD yang dibutuhkan, semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda sebelum membeli sebuah layar LCD, tips ini dikutip dari forum.chip.co.id
Artikel ini berupa kumpulan aja dari yang saya baca-baca di forum-forum. Tujuannya cuma untuk ngerangkum aja sih, semoga bermanfaat.

LCD Flat panel sudah menjadi barang yang umum dan lazim di masyarakat, terutama bagi pengguna komputer. Tidak bisa dibayangkan bagaimana
teknologi berkembang, rasanya LCD Flat panel masih terhitung sebagai teknologi baru tapi ada info dari @tequilla_master bahwa LCD dan plasma
akan tergantikan oleh teknologi Laser , but we’ll see about that since it will be on market about .. 2008 to 2010.

Info yang ingin saya ceritakan di sini hanya berkisar informasi tentang LCD Flat panel .. bukan LCD TV, dan info ini dirangkum dari beberapa forum luar
dan dalam termasuk forum tersayang kita ini forum chip.

Seperti kita ketahui kalau mencari alat display monitor, yang terpikir pertama kali umumnya adalah ukuran dimensi layarnya biasanya
dalam satuan inchi, apakah 15″, 17″, 20″, 21″, 22″, 24″ atau 30″.

-> Apa sih pertimbangan memilih monitor berdasarkan ukuran dimensi ?
Jawabannya adalah resolusi. Seperti kita ketahui, standard-standard display dari sejak
zaman cga hingga sekarang, untuk itu saya breakdown sbg berikut :

CGA Color Graphics Adaptor 320X200
MCGA Multicolor Graphics Adapter 320×200
HGC Hercules Graphics Card 720×348
MDA Monochrome Display Adapter 720×350
EGA Enhanced Graphics Adaptor 640X350
VGA Video Graphics Array 640X480
SVGA Super Video Graphics Array 800X600
8514 8514/A display adapter 1024×768
XGA EXtended Graphics Array 1024X768
SXGA Super EXtended Graphics Array 1280X1024
SXGA+ Super EXtended Graphics Array 1400X1050
UXGA Ultra EXtended Graphics Array 1600X1200
QXGA Quad EXtended Graphics Array 2048X1536
QSXGA Quad Super EXtended Graphics Array 2560X2048
WVGA Wide Video Graphics Array 852X480
WXGA Wide EXtended Graphics Array (1280 to 1366)X(720 to 800)
WXGA+ Wide EXtended Graphics Array 1280X800
WSXGA Wide Super EXtended Graphics Array 1600X1024
WSCGA+Wide Super EXtended Graphics Array 1680X1050
WUXGA Wide Ultra EXtended Graphics Array 1920X1200
WQSXGA Wide Quad Super EXtended Graphics Array 3200X2048
WQUXGA Wide Quad Ultra EXtended Graphics Array 3840X2400
HDTV High Definition TV 1920X1080
HDTV+ High Definition TV Plus 1920X1200+ (diatas 1080)

.. Courtesy of widescreengamingforum.com

Info diatas adalah standard-standard yang ada, lalu resolusi native yang dimiliki oleh LCD Flat Panel umumnya sebagai berikut :

Ukuran (lebar x tinggi)
———————–
15″ (1024×768)
17″ (1280×1024)
19″ (1280×1024)
20.1″ (1600×1200)
21.0″ (1680×1050)
21.0″ (1680×1050)
23″ (1920×1200)
24.1″ (1920×1200)
26″ (1920×1200)
27.0″ (1920×1200)
30″ (2560×1600)

Tapi perlu dicatat, masing-masing vendor juga mempunyai ukuran dengan native resolution yg berbeda. Sebagai contoh
Viewsonic VP2290b ukuran 22.2″ memiliki resolusi hingga 3840×2400 … ouch.

-> Native resolution, apalagi itu?

LCD, LCos atau display flat panel lainnya memiliki fixed raster di layarnya. Dengan kata lain LCD panel tidak bisa menyamai sinyal resolusi
yang dikirim oleh graphic prosesor apabila melebih resolusi native nya, tidak seperti teknologi CRT pada umumnya.
Dengan native resolution ini juga memberi arti display akan mencapai optimal apabila sinyal yang dikirim oleh graphic prosesor menyamai
dengan resolusi native yang dimiliki oleh Flat panel tersebut, atau lebih dikenal dengan Pixel Perfect.

-> Hmmm .. perbedaan ukuran displaynya seperti gimana ya?

Ilustrasi di bawah ini cukup mendeskripsikan perbedaan ukuran-ukuran layar tersebut.

Courtesy of widescreengamingforum

-> Aspect Ratio itu apa?

Aspect ratio adalah perbandingan ukuran resolusi dalam format lebaranjang, berikut list resolusi beserta aspect ratio nya :
320x240_____________4:3
640x480_____________4:3
768x576_____________4:3
800x600_____________4:3
1024x768____________4:3
1400x1050___________4:3
1600x1200___________4:3
1280x1024___________5:4
640x400_____________16:10
720X480_____________15:10
848X480_____________16:9
852X480_____________16:10
856X480_____________16:10
840X525_____________16:10
960X540_____________16:9
960X600_____________16:10
1280X720____________16:9
1280X768____________15:10
1360X768____________16:9
1366X768____________16:9 (Viewsonic & DiBoss 32″ LCDs)
1368X768____________16:9
1280X800____________16:10
1440X900____________16:10
1440X960____________15:10
1800X960____________15:8
1768X992____________16:10 (Sony 32″ LCD)
1776X1000___________16:9
1600X1024___________15:10
1680X1050___________16:10
2960X1050___________16:10 (Dual monitors)
1920X1080___________16:9 (HDTV)
1920X1200___________16:10 (Benq FP241W, Acer AL2423W, Dell 2407FPW)
2560X1600___________16:10 (30″ Apple Cinema Display, Dell 3007WFP, Quixun)
3200X2048___________15:10
3840X2400___________16:10 (Viewsonic 22.2″ VP2290b LCD)

.. courtesy of widescreengamingforum.com

Untuk dicatat bahwa yang disebut widescreen adalah yang memiliki aspect ratio bukan 4:3 dan 5:4.

-> Oke, lalu bagaimana dengan penyajian text di ukuran resolusi yang besar itu?, semakin besar resolusi semakin kecil yah tulisannya?

Sebenarnya relatif, sebagai ilustrasinya coba lihat gambar di bawah ini .



courtesy of widescreengamingforum

——-
LCD Flat Panel harganya semakin murah ( murah dalam arti relevan yah, tergantung negara mana)
, lalu alasan apa aja kira-kira yang menyebabkan hal ini ?

- Hukum ekonomi, semakin banyak yg menggunakan harga semakin murah , itu aja? .. tunggu dulu.

Sekarang ada pertanyaan, kenapa flat panel 24″ harganya bisa sampe 2x bahkan sampe 3x lipat dari harga 22″ ? Coba kita lihat perbandingan
harga di kanada (kalo di indonesia belum bisa dijadikan bahan perbandingan).
Benq FP241VW 24″ – $969 (Canadian)
Benq FP222WH 22″ – $395 (Canadian)

- Alasannya apakah hukum ekonomi lagi karena yg menggunakan masih sedikit? .. maybe, tapi tidak sepenuhnya betul.
- Waktu saya tanya ke penjual LCD Flat panel Benq FP241W kenapa harganya mahal ga wajar daripada 22″? .. jawabannya, “Ya .. karena ada
tambahan 2″ itu jadi mahal.” .. yea right ^^’.
- Karena biasanya 24″ menyediakan konektifitas yang lebih kaya seperti Component, DVI, D-Sub, HDMI, S-Video, RCA ? .. Betul, semakin
mendekati ke jawabannya.

Nah, hal yang paling krusial mengenai harga ini adalah Panel yang digunakan LCD monitor itu.
Sebagai informasi bahwa teknologi LCD TFT ini menggunakan teknologi panel yang berbeda-beda, yang disebut ‘panel’ itu adalah layar
itu sendiri.

Teknologi LCD Panel itu sendiri adalah sebagai berikut beserta karakteristik panel-panelnya :

TN film (Twisted Nematic)
- Ongkos manufaktur lebih murah
- Keterbatasan viewing angle (relatif lebih kecil)
- Response time pixel lebih cepat
- Kalau ada ‘dead pixel’ menampilkan warna putih pada dead pixelnya. Sedangkan kalau ‘stuck pixel’ menyajikan warna RGB
- Contrast rendah, artinya warna hitam pada layar tidak terlalu hitam.
- Reproduksi warna rendah

IPS (In Plane Switching)
- Viewing Angle lebih baik daripada TN
- Reproduksi warna sangat baik
- Response times pixel lebih lambat daripada TN
- ‘dead pixel’ menyajikan warna hitam
- Contrast rendah

S-IPS (Super-IPS)
Persis seperti IPS, tapi
- Reproduksi warna dianggap terbaik pada semua LCD Monitor yang ada.
- Ongkos produksi lebih murah daripada IPS
- Response times lebih cepat daripada IPS

VA (Vartical Alignment)

MVA (Multidomain Vertical Alignment)
- Pertengahan antara teknologi TN dan IPS
- Reproduksi warna lebih superior daripada TN, tapi tidak sebagus IPS
- Viewing Angle baik tapi sedikit lebih kurang daripada IPS.
- Contrast lebih tinggi daripada TN dan IPS, artinya warna hitam hampir sempurna pada LCD yg menggunakan panel ini.
- ‘dead pixel’ berwarna hitam
- response times lebih rendah daripada TN atau IPS

P-MVA (Premium MVA)
Persis sama seperti MVA, tapi ..
- teknologi “overdrive” meningkatkan response time lebih cepat, tapi tidak bisa secepat TN
- Reproduksi warna mungkin sedikit ter-degradasi karena teknologi “overdrive” pada saat proses penyajian warna.

PVA (Patterned VA)
Sama dengan MVA, tapi
- Viewing Angle lebih luas
- Contrast semakin tinggi

S-PVA (Super-PVA)
Sama dengan PVA, tapi
- mempunyai teknologi “Magic Speed” (jargon-nya Samsung), meningkatkan response times
- Sedikit peningkatan reproduksi warna
- sedikit peningkatan viewing angle.

-> Banyak juga ya panel-panel nya, trus maksud nya apa?

Maksudnya adalah pertimbangan pada saat kita beli serta penggunaannya untuk apa saja. Berikut pertimbangan-pertimbangannya.

Pilih TN jika untuk Gamers
Dipertimbangkan untuk panel gamers karena kemampuan response time nya yang tinggi sehingga mengurangi efek ‘ghosting’. Tapi, kelebihan ini panel ini semakin berkurang karena teknologi terbaru panel-panel yg selain TN juga mempunyai cara untuk meningkatkan response time. Selain itu TN memiliki warna dan contrast yg lemah. Viewing angle terbatas.
Tapi .. panel TN ini tidak mahal.

Pilih IPS / S-IPS jika anda bekerja dengan desain grafis atau web browsing
Dipertimbangkan untuk tujuan ini karena memiliki kemampuan reproduksi warna paling baik diantara semua panel. Response time juga cepat, tapi masih lebih rendah dari TN.

Pilih MVA / P-MVA / PVA / S-PVA untuk penggunaan macam-macam (All-Around use)
Panel ini menjembatani antara IPS dan TN. Memiliki response time yg hampir sama dengan TN dan reproduksi warna yang baik seperti IPS.
Tapi ongkos produksi lebih mahal jauh dari TN dan IPS.

-> Loh, gimana cara taunya merek dan model ini menggunakan panel apa, emang yang jual tau informasi ini?

Hehe, ga semua penjual tau sih informasi ini, tapi beberapa yang ‘melek’ informasi teknologi ini mungkin tau sedikit banyak, paling
yakin kalau kita cek sendiri di website vendor nya langsung. Ini contoh yang saya temui di beberapa website vendor-vendor yang ada :

formatnya,
[Merek, Model, Ukuran, Widescreen atau tidak, pabrikan, panel yang digunakan, revisi]

Code:
ViewSonic
ViewSonic VA1912W – 19″ WS Chi Mei Optoelectronics TN Film (M190A1)
ViewSonic VP912B – 19″ AU Optronics TN Film (M190EN04 V1)
Viewsonic VX922 – 19″ AU Optronics TN Film (M190EN04)
Viewsonic VX924 – 19″ AU Optronics TN Film (M190EN04 V5)
ViewSonic VP920 – 19″ TN Film
ViewSonic VP930 – 19″ AU Optronics P-MVA (M190EG01 V0)
ViewSonic VA1912W – 19″ WS Chi Mei Optoelectronics TN Film (M190A1)
ViewSonic VA2012WB – 20″ WS Chunghwa Picture Tubes TN Film
ViewSonic VX2025WM – 20″ WS AU Optronics P-MVA (M201EW01 V0)

Samsung
Samsung 930B – 19″ Samsung TN Film
Samsung 940B – 19″ Samsung TN Film
Samsung 940T – 19″ Samsung PVA (LTM190E4)
Samsung 940MW – 19″WS Samsung TN Film (LTM190M2)
Samsung 204B – 20″ Samsung TN Film (LTM201UX)
Samsung 215TW – 21″ WS Samsung S-PVA (LTM210M2)
Samsung 244T – 24″ WS Samsung S-PVA (LTM240M2)

Acer
Acer AL1951Cs – 19″ TN Film
Acer AL1916ws – 19″ WS TN Film
Acer AL2016ws – 20″ WS Chunghwa Picture Tubes TN Film
Acer AL2032wa – 20″ WS AU Optronics P-MVA (M201EW01 V0) OR LG.Philips S-IPS (LM201W01)
Kalau mau tau panel apa yang digunakan, coba boleh coba kontak saya nanti saya cek ke website manufakturnya.

-> Tunggu, .. reponse times itu apa ya?
Reponse time pada teknologi LCD adalah jumlah waktu yang dibutuhkan oleh Sel-sel Kristal Cair (liquid crystal) untuk aktif ke non-aktif lalu
kembali ke aktif lagi. Diukur dalam satuan mili-second. Semakin cepat reponse time nya, kemungkinan ghosting nya lebih kecil.
Biasanya produsen LCD Monitor menyediakan 2 informasi reponse time ini, yaitu GTG (Grey to Grey) dan On-Off-On. Perhatikan yang reponse times
On-Off-On nya, karena ini lebih mempengaruhi.

Response time tidak sama dengan Refresh rate.

-> Berapa umur hidupnya monitor LCD ini?
Monitor LCD ini menggunakan TFT, TFT menggunakan lampu CCFL yang memiliki daur hidupn >40.000 jam. Kalau di konversi ke tahun,
kira-kira daur hidupnya sekitar 4,5 tahun apabila Panel itu digunakan 24 jam seminggu (24/7). Jadi yah .. semoga cukup untuk
bertahan 4,5 tahun. toh 4,5 tahun ke depan teknologi berkembang lagi dan mungkin kita ingin ganti lagi ^^.

-> DVI, D-Sub bedanya ?
Pada monitor LCD beberapa menyediakan input DVI dan D-Sub, kalau belum tahu .. D-sub adalah tipe konektor yang digunakan oleh CRT
dan disebut konektor Analog. Sedangkan DVI adalah Digital.
Kalau bicara kualitas mungkin perbedaannya hampir tidak terasa,
mungkin beberapa rekan ada yang bilang kalau analog menampilkan teks tidak tajam. Itu juga tidak sepenuhnya salah.

Tapi hasil info yang saya temui di beberapa forum begini :
1. Input DVI pada resolusi native nya akan menyajikan kualitas gambar terbaik yang dapat disajikan oleh monitor LCD anda.
2. Dengan sinyal analog (VGA/D-sub), kualitas gambar tidak akan menyamai bila dibandingkan dengan DVI. Kualitas sinyal akan ter-degradasi

Tapi sekali lagi, ini sangat bergantung pada kualitas monitor LCD nya juga.

-> HD Support pada LCD , kedengarannya keren… ^^
HD atau High Definition adalah jargon yang lagi booming sekarang-sekarang ini ..
Kita tidak berbicara HD dalam arti sistem ya, karena spec HD sebenar-benarnya mencakup resolusi, tata suara dan lain-lain. Dan kita hanya bicara
display.
Nah, High Definition di definisikan berbagai macam. Pada intinya sih hanya ukuran resolusi, tidak lain.
a.l :
- 720p/i memiliki resolusi (1280×720)
- 1080p/i memiliki resolusi (1920×1080).

Lalu, LCD monitor 19″ sudah termasuk high-def?,
Jawabannya, Sudah. Tapi … Monitor LCD adalah kelas yang berbeda.

Jargon High Definition ini sebenarnya ditujukan untuk perkembangan Televisi (TV) sedangkan bagi kita pengguna komputer sebenarnya sudah
mencicipi High Definition lebih lama, seperti kita bermain game pada resolusi 1280×1024.
Saat ini TV (LCD TV) sudah mencapai high definition hingga resolusi 1920×1080. Di sisi lain LCD Monitor sudah mencapai 1920×1200 bahkan 2560×1600, ini sudah tentu high resolution dan high definition.

Ibaratnya Gini :
Quote:Tahun 2002
NoHD – HD

TV Monitor Komputer

Maka dari itu, LCD monitor lebih mudah beradaptasi dengan jargon HDTV ini.
untuk high-end HD 1080p/i, monitor LCD 24″ keatas sudah mampu menanganinya.
untuk low-end HD 720p/i, monitor 19″ – 22″ sudah mampu.

Ini adalah hal yang sedang berkembang saat ini, kebanyakan perangkat sudah mampu menampilkan resolusi HD. Tapi konten nya masih belum banyak
seperti HD-DVD, BD, atau siaran TV pun juga masih 768x576pixel.

Untuk lebih jelas perbedaan HD dengan resolusi, berikut saya sertakan gambarnya.



courtesy of hardforum

-> Beli LCD sekarang saat yang tepat?, kabarnya ada info Laser TV tahun 2008?

Saat ini teknologi display sedang berkutat di wilayah LCD dan Plasma. Kelebihan kekurangan antara kedua itu kurang lebih kita sudah tau.
Tapi teknologi yang akan datang yang akan mengganti LCD dan Plasma antara lain informasi yang beredar yaitu OLED, SED dan Laser.

Secara teori OLED adalah teknologi paling superior diantara semua teknologi display yang ada dan yang akan ada. Karena kemampuannya
menampilkan dalam bentuk fisik kecil hingga super besar, kualitas gambar lebih bagus dari SED, tipis dan ringan, bisa diproduksi
pada material yang flexibel (bisa dilipat-lipat), dan kemungkinan ongkos produksinya lebih rendah.
Saat ini OLED sudah bisa dijumpai pada HP (Hand Phone), memang saat ini display ukuran besar yang menggunakan OLED belum banyak kita temui. Tapi analis memperkirakan display desktop OLED akan di komersilkan 1-2 tahun mendatang.

SED mempunyai karakteristik seperti OLED, hanya saja SED berbasiskan Fosfor seperti pada CRT. dan sepertinya ongkos produksinya
paling mahal. Tapi kemungkinan SED yang akan masuk ke pasar lebih dulu, dan yang pasti SED lebih baik daripada plasma, tapi tidak bisa menyaingi ongkos
produksi LCD.

OLED akan menjawab semua problema LCD yang sekarang kita gunakan. antara lain, hitam adalah benar-benar hitam. Tidak ada masalah
dengan backlight, tidak perlu ukuran viewing angle sejak tidak adanya polarisasi dan sempurna dilihat dari sudut mana saja. Dan seharusnya
OLED sangat cepat dengan kecepatan .01 ms. Tapi tentu ada kekurangannya, kabarnya life span nya rendah.

OLED punya spek seperti ini :
Produknya Sony 27″ OLED TV, dipamerkan pada saat CES.

- 10 bit color
- resolution full HD
- Contrast Ratio : Lebih besar dari 1.000.000:1



Setidaknya itu yang dijanjikan oleh produsen, kita belum liat aksinya secara langsung.

Kalau kita bicara monitor komputer saja, mungkin OLED adalah masa depan teknologi Monitor Komputer. Karena SED dan Laser, perusahaan Arasor yang mengenalkan
laser tv juga mengatakan produksinya hanya pada layar2 dengan ukuran yang super besar. Sayangnya perusahaan Arasor ini masih
menutup-nutupi teknologi Laser yang mereka kembangkan sesungguhnya.
Sementara Teknologi laser belum dikenalkan secara menyeluruh, tapi pembicaraan di milis2 sepertinya menganggap ini teknologi yang baru.
Sepertinya tidak, yang dikatakan laser oleh perusahaan Arasor adalah teknologi DLP dengan sumber cahayanya menggunakan laser.
Pernah lihat monitor komputer dengan teknologi DLP ?, jangan harap. DLP adalah teknologi yang penyajiannya melalui proyeksi. Atau
juga mirip-mirip dengan projection TV, hanya bedanya menggunakan DLP dan Laser sebagai sumber cahayanya.

Jadi, beli LCD sekarang?.. tentu saja. Toh teknologi SED, OLED dan Laser masih dalam tahap awal. tentu ongkos produksinya sangat mahal.
Dan pasti diterima oleh pasar memakan waktu yang tidak sedikit. Mereka menjanjikan 3 teknologi ini pada tahun 2008 (bentar lagi), tapi
jangan harap akan murah harganya. Perkiraan harga akan masuk akal sekitar tahun 2010 atau 2012.

Kesimpulan :
Bagaimana cara membeli TFT Display, LCD Monitor saat ini?
Hal pertama dan paling utama, kita harus menyadari pada saat beli monitor LCD jangan percaya pada spesifikasi yang dituliskan oleh
produsen. Biasanya spesifikasi ini berlebihan untuk kepentingan marketing. Yang perlu diperhatikan adalah :

- semakin kecil/cepat response time nya lebih baik. Tapi cek response time yang GTG dan yang On-Off-On.
- Semakin tinggi tingkat brightness semakin baik.
- Semakin tinggi tingkat contrast ratio semakin baik. Ingat, ada yang dynamic contrast ratio dan typical contrast
ratio, jangan tertukar. Ini mengindikasikan kedalaman warna hitam.
- Semakin lebar viewing angle nya semakin baik.

Yang lain perlu dilakukan adalah, banyak-banyak tanya di forum sini , cek benchmark forum-forum di luar. Dan juga sama pentingnya,
.. percaya sama mata anda ^^.

Moga informasi ini bisa berguna untuk rekan-rekan ..
Thanks untuk waktu membacanya (panjang yak?)…

nb. Kalau ada yang salah tolong di koreksi ya. Dan kalau ada yang mau tanya silahkan.
nice to spend time writing these ..

Credit goes to :

http://www.avsforum.com

http://www.hardforum.com

http://www.widescreengamingforum.com

Panduan memilih UPS yang Baik dan Benar

Disclaimer:
Sebelum anda membaca panduan ini, perlu diketahui saya bukanlah insiyur elektro atau ahli elektronik yg mengerti 100% tentang UPS. Panduan ini ditujukan kepada orang awam, kalo ada yg terlewatkan adalah semata untuk pertimbangan kesederhanaan dan kemudahan untuk dibaca dan dimengerti dan untuk tujuan fokus pada pembahasan UPS. Panduan ini jauh dari sempurna so please no complaining.

PRINSIP KERJA UPS
Setiap PC membutuhkan daya listrik. Kalau aliran listrik (main power) terputus, PC akan mati (tidak berfungsi). Fungsi dasar UPS (Uninterruptible Power Supply) adalah menyediakan suplai listrik SEMENTARA ke beban (PC) tanpa terputus pada saat main power nya tidak bekerja agar seluruh proses dapat dihentikan dengan benar, seluruh data dapat disimpan dengan aman, dan komputer dapat dimatikan dengan benar. Jadi fungsi UPS itu BUKAN agar user tetap dapat bekerja.

UPS memiliki dua sumber daya listrik : Primary Power Source dan Secondary Power Source. Salah satunya berasal dari main power (stop kontak / PLN), satunya dari baterai UPS. Di dalam UPS terdapat Switch yang mengatur sumber daya listrik mana yang digunakan untuk menyediakan suplai listrik ke beban (PC). Jika Primary Power Source tidak berfungsi, Switch akan mengaktifkan Secondary Power Source secara otomatis. Begitu juga sebaliknya jika Primary Power Source sudah kembali berfungsi.

PSU komputer membutuhkan arus listrik AC, sedangkan arus listrik dari baterai adalah DC. Oleh karena itu, di dalam UPS terdapat Inverter yang mengubah arus DC dari baterai menjadi arus AC. Di dalam UPS juga terdapat Rectifier yang mengubah arus AC dari main power menjadi arus DC untuk mengisi baterai pada saat main power bekerja.



Gambar 1 : Diagram paling simpel dari UPS

Udah pake UPS pas listrik mati kok PC tetep restart? Jangankan pas PLN mati, pas PLN hidup aja PC bisa restart sendiri.

Ada beberapa jenis gangguan suplai daya listrik ke PC antara lain :

1. Noise

Ini kalo tegangan (voltase) naik/turun tapi cuma sedikit (persentasenya kecil). Kalo standar 220 volt, sekitar 200 – 240 volt itu masih bisa dianggap noise. Kalopun selisih banyak, biasanya bertahap (gak langsung drop banget atopun tinggi banget). Noise yang macem begini biasa diatasi pake AVR. Tapi ya itu, AVR pun ada kelasnya. Ada yang cuma model sirkuit harga 50 ribuan, ada yang servo-motor harga 200 ribuan, ada yang ferro-resonant harga 700 ribuan (untuk 500VA semua loh). Ada harga ada rupa lah. PSU yang bagus juga biasanya sanggup ngatasi masalah Noise walopun gak pake AVR di luar PC.



Gambar 2 : Sinyal AC yang terganggu oleh Noise

2. Blackout

Ini kalo main power (PLN) tidak bekerja. Fungsi dasar UPS untuk mengatasi Blackout. Kalo mau ngetes fungsi UPS yang paling dasar ini ya cabut aja kabel power UPS nya dari stop kontak pas komputernya nyala. Tinggal diliat komputernya mati/restart gak.

3. Brownout / Sag

Ini kalo tegangan (voltase) dari main power turun (drop) dan naik lagi (kembali) dalam waktu yang sangat cepat. Dropnya bisa nyampe separo dari yang seharusnya, dan waktunya hanya sepersekian detik. Kita kadang bisa mendeteksi adanya Brownout ini ketika lampu di ruangan seperti berkedip.

Penyebab Brownout pada umumnya adalah karena ada tambahan beban berat (heavy load) di jaringan listrik, misalnya ada yang nyalain mesin las listrik atau mesin produksi kapasitas besar. Tambahan bebannya itu gak harus di rumah / kantor kita lho, bisa aja tetangga kita yang nyalain mesin trus pengaruh ke listrik kita lewat jaringan PLN.

Brownout ini lebih berpotensi menimbulkan masalah dibanding Blackout. UPS murahan belum tentu bisa ngatasi masalah Brownout ini. Yang harus diingat, kemampuan UPS untuk mengatasi Brownout ini TIDAK BISA dites dengan cara memutus main power ke UPS & menyambungnya kembali walaupun dalam waktu yang sangat singkat. Dulu UPS yang kualitasnya kurang bagus saya colokin ke stavolt, komputernya dinyalain, trus power switch dari stavoltnya di-off & on-kan secepat mungkin, komputer gak mati / restart. Tapi pas lampu di ruangan kedip, komputernya tetep restart juga.

4. Surge & Spike

Kebalikan dari Brownout / Sag, ini kalo tegangan (voltase) dari main power melonjak dan turun lagi (kembali) dalam waktu yang sangat cepat. Naiknya bisa nyampe puluhan kali dari yang seharusnya, dan waktunya hanya sepersekian detik. Jadi kalo tegangan normal listrik kita 220 volt, surge ini bisa bikin jadi 2000 volt atau bahkan 10000 volt.

Penyebab Surge pada umumnya adalah karena ada berhentinya beban berat (heavy load) di jaringan listrik, misalnya pas mesin las listrik atau mesin produksi kapasitas besar dimatiin. Surge juga bisa terjadi ketika main power kembali nyala setelah terjadinya Blackout.

Istilah Spike lebih sering dipake untuk lonjakan tegangan akibat petir (lightning strikes). UPS berkualitas tinggi biasanya juga dilengkapi dengan Surge Protector.

JENIS – JENIS UPS
Pada dasarnya, UPS cuma ada 2 jenis, yaitu OFFLINE dan ONLINE. Perbedaannya adalah pada sumber daya listrik mana yang jadi Primary Power Source, mana yang jadi Secondary Power Source.

Pada UPS jenis OFFLINE, sumber listrik primer adalah stop kontak / PLN, sumber listrik sekunder adalah inverter (dari baterai). Beberapa yang termasuk istilah lain ataupun varian dari OFFLINE UPS ini antara lain : Standby UPS, Ferroresonant-Standby UPS, Line-Interactive UPS, Voltage & Frequency Dependent (VFD) UPS, Voltage Independent (VI) UPS.

Karakteristik penting yang ada pada Offline UPS adalah adanya Switch Time atau Transfer Time, yaitu waktu yang diperlukan oleh Switch untuk pindah dari sumber listrik primer ke sumber listrik sekunder pada saat sumber listrik primer dianggap gagal berfungsi, sehingga ada jeda waktu dimana beban tidak mendapat listrik.



Gambar 3 : Offline UPS
Garis putus – putus menunjukkan sumber listrik sekunder

Offline UPS generasi sekarang biasanya memiliki Transfer Time kurang dari 4 milidetik (4 ms). Cukupkah Transfer Time segitu? Tergantung PSU nya. Di PSU ada spesifikasi Hold Time atau Holdup Time yang menunjukkan berapa lama PSU masih bekerja sebelum benar – benar mati jika aliran listrik terputus.

Penjelasan soal Hold Time atau Holdup Time bisa googling. Yang penting Transfer Time nya UPS harus lebih kecil daripada Hold Time nya PSU. Adanya Transfer Time membuat sebagian orang tidak menganggap Offline UPS sebagai UPS karena tidak benar – benar “uninterruptible”.

Sepanjang pengalaman saya, Transfer Time 4 ms biasanya cukup untuk PSU abal-abal sekalipun. Cara membuktikannya ya sama dengan cara membuktikan kemampuan UPS mengatasi Blackout seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Pada UPS jenis ONLINE, sumber listrik primer adalah inverter (dari baterai). Inverter bekerja terus – menerus menyediakan listrik dari baterai untuk beban (PC), sedangkan rectifier dari AC ke DC bekerja terus – menerus untuk mengisi baterai. Itu sebabnya juga disebut DOUBLE CONVERSION UPS atau DOUBLE CONVERSION ONLINE UPS. Kalau main power tidak berfungsi, hanya rectifier dari AC ke DC yang berhenti bekerja, sedangkan kerja inverter tidak berubah (tidak ada Transfer Time / Switch Time). UPS jenis ini juga disebut Voltage & Frequency Independent (VFI) UPS karena tegangan dan frekuensi outputnya tidak dipengaruhi oleh input.

Pada Online UPS juga terdapat Switch yang otomatis mengambil aliran listrik dari sumber listrik sekunder (langsung dari PLN) jika inverter / baterai tidak bekerja. Biasanya Switch ini juga bisa difungsikan secara manual (manual bypass) untuk maintenance baterai. Tidak adanya Transfer Time / Switch Time membuat sebagian orang menyebut Online UPS sebagai “True UPS”.



ambar 4 : Online UPS
Garis putus – putus menunjukkan sumber listrik sekunder

SPESIFIKASI UPS
Kalo milih UPS, ada spesifikasi yang bisa dibaca di box / manual / website nya. Di sini cuma dibahas beberapa spesifikasi yang penting untuk diperhatikan.

1. UPS Type / Topology

Jenis UPS ini yang paling penting. Intinya: ONLINE atau OFFLINE? Biasanya, kualitas inverter di Online UPS secara umum lebih baik daripada di Offline UPS. Hal ini karena diasumsikan inverter di Offline UPS hanya berfungsi kadang – kadang dan dalam waktu yang relatif singkat. Jadi kalo kualitasnya gak persis ama listrik PLN ya dianggap gak terlalu berisiko merusak PC. Beda dengan Online UPS yang inverternya bekerja terus – menerus, jadi kualitas outputnya harus bener – bener bagus.

2. Load Rating (Capacity & Run Time)

Kapasitas UPS tinggal disesuaikan dengan kebutuhan. Mau dipake berapa PC? Total daya berapa Watt? Yang harus diingat, kapasitas UPS (juga perhitungan beban) ini bisa dinyatakan sebagai Apparent Power, bisa juga sebagai True Power.

True Power = Power Factor x Apparent Power

Biasanya Apparent Power dinyatakan dalam satuan VA (Volt-Ampere), sedangkan True Power biasa dinyatakan dalam satuan Watt. Jadi ada UPS yang nulis spec Maximum Load-nya 600VA (480 Watt). Artinya Apparent Power = 600VA, True Power = 480Watt, Power Factor = 0,8. Kalo di spec UPS cuma ada Apparent Power (pake satuan VA), untuk amannya ambil Power Factor (faktor daya) = 0,6.

UPS yang bagus biasanya dia punya tabel / gambar Run Time seperti ini.



Tabel 1 : Run Time Chart

Artinya, kalo PLN mati pas baterai UPS nya penuh (100%), trus dipasang beban 600VA, UPS bisa menyediakan listrik selama 5,8 menit. Kalo bebannya 300VA, bisa nyala 14 menit. Yang pasti UPS gak akan bisa menyediakan listrik di atas beban maksimumnya. Kalo dari tabel di atas, bukan berarti UPS itu bisa nyala 3 menitan kalo bebannya 800VA, tapi malah gak nyala samasekali.
Sebagian UPS mungkin gak menyediakan Run Time Chart seperti itu, tapi menyebutkan Typical Run Time at Full Load dan Typical Run Time at Half Load.

3. Output Voltage & Frequency

Udah tau khan? Yang pasti harus sama dengan standar tegangan listrik untuk PC (di kita 220 volt, 50 Hz).

4. Electrical Waveform Output

Nah, ini yang sering kurang diperhatikan. Bentuk gelombang yang ideal untuk arus bolak – balik (AC) adalah Sinusoidal (Sinewave). Bentuk gelombang yang paling jelek adalah Squarewave. Tapi sampai saat ini belum ada Inverter murah yang bisa menghasilkan Sinewave Output.

Untuk menekan harga UPS biasanya pada Offline UPS digunakan Inverter yang menghasilkan Modified Squarewave. Bentuk gelombangnya dibuat mendekati (mirip) Sinewave. Ada yang menyebutnya “Stepped approximation to a sinewave“, “Pulse-width modified squarewave“, “Modified stepwave“, atau “Modified sinewave“.



Gambar 5 : Electrical Waveform Type

Sekali lagi, karena diasumsikan inverter di Offline UPS hanya berfungsi kadang – kadang dan dalam waktu yang relatif singkat, bentuk gelombang yang bukan sinusoidal itu dianggap cukup aman untuk PC.

Cara gampang untuk ngetes bentuk gelombang output UPS adalah pasang lampu TL di UPS, trus cabut kabel power UPS nya dari stop kontak. Kalo lampunya kedip – kedip atau berdengung, itu tanda bentuk gelombangnya bukan sinusoidal. Tapi itu tergantung kualitas ballast & lampunya juga sih. Kalo mau pasti ya dites pake alat yang namanya oscilloscope.

Untuk ONLINE UPS udah hampir pasti menghasilkan bentuk gelombang sinusoidal karena Inverternya bekerja terus menerus. Karena itu harga ONLINE UPS gak ada yang murah.

Btw saya belum pernah tau ada Offline UPS yang outputnya True Sinewave yang harganya di bawah Rp 2 juta (kurs Rp 9000/US$), bahkan untuk kapasitas cuma 500-750VA.

5. Transfer Time

Yang ini udah disinggung di atas tadi, cuma ada di Offline UPS. Yang penting angkanya lebih kecil daripada Hold Time nya PSU yang dipake.

6. Power Conditioning

Ini adalah kemampuan UPS untuk “memuluskan” aliran listrik dari main power sebelum diteruskan ke beban (PC). Ini terutama untuk OFFLINE UPS. Yang paling mendasar adalah Voltage Regulation (untuk mengatasi noise). Hampir semua Offline UPS sekarang udah built-in AVR (Automatic Voltage Regulator). Tapi ya seperti yang sudah disebutkan di atas, AVR yang ada di dalam UPS juga macem – macem kelasnya. UPS yang bagus biasanya bisa diatur tingkat sensitivitas dari AVR nya.

Fitur berikutnya yang ditambahkan biasanya adalah Surge Suppression (untuk mengatasi surge / spike).

Untuk ONLINE UPS, kualitas output samasekali lepas dari kualitas input (dalam kondisi beroperasi normal). Jadi untuk Online UPS, fitur Power Conditioning gak terlalu penting kecuali kalo di-bypass (gak pake baterai). Yang lebih penting adalah Output Voltage Regulation, karena kualitas keluaran baterai bisa berubah sesuai umur baterai.

Perlu diingat, sebagian besar penyebab masalah (hardware) pada komputer berhubungan dengan aliran listrik. Jadi, kalo mau bandingin UPS, yang penting bukan pertanyaan “UPS Anda bisa nyala berapa menit?”
Karena mau nyala berapa menit pake berapa komputer itu bisa dihitung (UPS sizing). Walopun kadang spec UPS ada yang bo’ong juga sih.

Yang penting adalah pertanyaan “Apakah UPS Anda sudah pernah gagal ?” (dalam arti kompie tetep mati / restart) ditambah pertanyaan :
- “Seberapa parah aliran listrik di tempat Anda?”
- “Berapa jam UPS & komputer Anda nyala setiap hari?”
- “Seberapa sering alarm UPS Anda bunyi?”
- “Udah berapa lama UPS itu Anda pake?”
dan yang gak kalah penting : “Komputer Anda pake PSU apa?”

Gak aneh kalo si A bilang dia pake UPS anu tapi komputer tetep mati / restart pas PLN mati, sedangkan si B pake UPS yang sama tapi gak merasa ada masalah. Yang bikin beda adalah kualitas aliran listrik di masing – masing lokasi.

Sebagai gambaran, kualitas listrik PLN di kantor Anda biasanya termasuk paling baik kalau kantor Anda ada di daerah perkotaan, pakai trafo sendiri (tiga fasa, daya terpasang di atas 200 KVA). Sedikit di bawahnya adalah yang tiga fasa tapi trafonya dipake rame – rame (daya terpasang 23 – 200 KVA). Di bawahnya lagi adalah yang instalasi PLN nya satu fasa (daya terpasang di bawah 23 KVA) tapi masih di daerah perkotaan. Yang paling parah kalo rumah Anda jauh dari kota, jauh dari jaringan tiga fasanya PLN. Masih mending kalo rumah Anda yang pertama narik kabel dari trafo satu fasanya (paling dekat ke trafo satu fasa).

Agak susah diprediksi kalo kantor Anda pake genset terus. Walopun kualitas aliran listrik dari PLN di negara kita belum terjamin, tapi masih ada standarnya lah. Pake genset sendiri lebih berpotensi menimbulkan masalah.

Sekedar sharing, kantor saya (toko retail) 12 jam kerja pake genset terus. Genset rakitan, seken pula (100 KVA). Walhasil banyak gangguannya seperti tegangan & frekuensi naik-turun. Komputer jadi sering mati / restart. Padahal semua udah pake Offline UPS yang untuk ukuran orang semarang termasuk “bermerk” dan “mahal” (600VA harga 900 ribuan). Yang paling gampang dilihat kalo pas pindah dari PLN ke genset atau sebaliknya, hampir pasti restart. Sama juga kalo pas lampu di ruangan keliatan kedip.

Mulai deh, PSU pada jebol (emang sih PSU abal – abal semua), harddisk gak kedetect, motherboard juga rusak. Awalnya saya kira kapasitas UPS kurang, jadi coba ganti yg kapasitas lebih gede (merk & tipe sama), ternyata gak ngaruh. Coba tipe lain, merk lain (yang setara), masih sama saja. Ditambah servo-motor AVR (abal – abal) juga sami mawon.

Akhirnya coba “merk internasional” yang “direkomendasikan“, sampe sekarang udah lebih dari 2 tahun belum pernah bikin komputer restart apalagi mati kalo pas ada gangguan listrik. UPS nya masih yang jenis OFFLINE lho, juga outputnya masih “Stepped approximation to a sinewave“. Harganya sekarang malah cuma 700 ribuan untuk 500VA. Kebetulan juga udah beberapa bulan ini kantor saya pake PLN terus, gensetnya standby ajah.

Peranan PSU jelas penting, karena arus listrik ke komponen – komponen PC itu diatur oleh PSU. Kesimpulannya, kalo mau ngetes kualitas UPS, cobalah di tempat yang kualitas jaringan listriknya paling jelek (biasanya di kampung / permukiman yang jauh dari pusat kota), pake PSU abal – abal yang paling murah. Baru ntar ketauan kualitas UPS nya.

Menurut standar BS EN 62040-3:2001 ada tiga jenis UPS utama (istilah yg standar) :

1. VFI (Voltage and Frequency Independent)

Disebut demikian karena tegangan dan frekuensi output tidak dipengaruhi oleh tegangan dan frekuensi input. Ini yg biasa dikenal dengan nama Online UPS atau Double Conversion UPS.

2. VFD (Voltage and Frequency Dependent)

Disebut demikian karena tegangan dan frekuensi output dipengaruhi oleh (sama dengan) tegangan dan frekuensi input. Ini yg biasa dikenal dengan nama Standby UPS atau Offline UPS. Skema seperti gambar 3 diatas tapi tanpa filter.

3. VI (Voltage Independent)

Disebut demikian karena disertai filter/stabilizer/AVR sehingga tegangan output distabilkan, sedangkan frkuensi output nya tetap mengikuti frekuensi input. Menurut beberapa website UPS, ini yang disebut juga UPS Line-Interactive. Skemanya seperti gambar 3 diatas.

Sedangkan menurut website APC dan PC Guide, disebut UPS Line-Interactive bila dalam UPS tersebut konverternya hanya ada satu, sekaligus berfungsi sebagai Rectifier (AC-DC) dan juga Inverter (DC-AC). Skemanya seperti gambar dibawah ini.



Gambar 6 : Line-Interactive UPS (dengan single konverter menurut beberapa sumber)
Garis putus – putus menunjukkan sumber listrik sekunder

Adapun Ferroresonant-Standby UPS adalah Standby UPS yg transfer switch dan filter/stabilizer/AVR nya digantikan oleh sebuah ferroresonant transformer. Keuntungannya adalah Transfer Time yang lebih singkat (bisa diasumsikan 0 milidetik), karena bila arus listrik dari Primary Power Source putus tiba2, energi yg tersimpan di medan magnetik transformer tetap mensuplai listrik output sampai Secondary Power Source nya bekerja.



Gambar 7 : Ferroresonant-Standby UPS
Garis putus – putus menunjukkan sumber listrik sekunder

Saya berpendapat, Line-Interactive maupun Ferroresonant Standby UPS itu semua hanya varian dari Standby / Offline UPS, karena secara prinsip Primary Power Source nya adalah utility power (PLN). Tapi tentu saja penambahan fitur akan memperbaiki kinerja (kehandalan) UPS.

Baca juga :
- Tips Maintenance UPS - http://forum.chip.co.id/696432-post.html
- Double-Conversion Online dan Delta-Conversion Online - http://forum.chip.co.id/834378-post.html
- Tentang Receptacles - http://forum.chip.co.id/978802-post.html

Referensi: http://www.pcguide.com, http://www.apc.com, http://www.riello-ups.co.uk

sumber: chip.co.id/forum/power-supply-cooling-device/47410-panduan-ups.html